INDOZONE.ID - Bagi sebagian mahasiswa, kafe bukan sekadar tempat ngopi. Setelah tren WFH dan WFO, muncullah WFC atau Work From Café yang kini jadi bagian dari gaya hidup modern anak muda.
Kenali cafe hopping, aktivitas keliling dari satu kafe ke kafe lain dalam satu hari atau waktu tertentu.
Bukan cuma buat nongkrong, tapi juga nugas, kerja part-time, sampai bikin konten estetik. Kafe jadi tempat asyik yang multifungsi.
Tren ini bukan sekadar gaya hidup konsumtif. Ini cocok buat kamu yang ingin suasana baru yang bisa bantu produktif sekaligus recharge energi.
Kenapa Cafe Hopping Digemari Mahasiswa?
• Ganti Suasana Biar Gak Jenuh
Baca juga: 8 Kursus Seram dan Unik di Dunia, dari Parapsikologi sampai Monster di Universitas Top
Belajar di kosan atau rumah kadang bikin stres dan tidak kondusif. Nongkrong di kafe justru menyuguhkan suasana baru yang tenang, nyaman, dan lebih fokus.
• Nugas atau Kerja Part-Time
Kalau kamu ke kafe dan lihat banyak yang buka laptop, selamat, kamu sedang melihat mahasiswa yang nugas sambil ngopi. Nugas jalan, healing juga dapat.
• Cari Pemandangan Estetik untuk Konten
Kafe dengan interior cantik, cahaya alami, dan suasana cozy, jadi pilihan favorit mahasiswa yang suka bikin konten.
Spot foto jadi hal pertama yang dicari supaya kontennya tampil estetik dan menarik di media sosial.
Baca juga: Liburan Semester Anti Gabut: 8 Ide Produktif dan Seru Isi Hari
• Bentuk Self-Care yang Ringan
Cafe hopping sering jadi pilihan healing bagi mahasiswa, sebagai bentuk self-reward setelah minggu yang berat.
Menjelajahi berbagai kafe dengan interior unik dan makanan enak, bisa jadi pengalaman yang menyenangkan bahkan kalau sendirian sekalipun.
Gaya Hidup atau Kebutuhan Sosial Baru?
Cafe hopping bukan sekadar tren estetik. Bagi sebagian mahasiswa, ini adalah cara menjaga kesehatan mental sekaligus menjaga produktivitas.
Rutinitas ini menyatukan gaya hidup modern, kebutuhan belajar, dan keinginan eksplor tempat baru.
Healing dan hustling bisa tetap jalan bareng asal ada kopi, Wi-Fi, dan colokan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan Penulis