INDOZONE.ID - Siapa nih yang pernah ngerasa pusing sendiri gara-gara Bab 1 skripsi isinya muter-muter doang?
Udah nulis banyak, tapi ujung-ujungnya kayak nggak ke mana-mana. Tenang, kamu nggak sendiri!
Memang, aturan penulisan skripsi itu panjang dan penuh detail, termasuk soal literatur.
Tapi, ada juga loh mahasiswa yang bisa menyelesaikan Bab 1 hanya dalam satu hari dan langsung di-acc dosen. Mau tau triknya? Yuk bahas!
Baca juga: Pengertian Novelty Penelitian untuk Skripsi dan Cara Menentukannya dengan Benar dan Tepat
Ketahui Masalah Umum Penulisan Bab 1
Ada tiga kesalahan umum yang sering bikin Bab 1 kamu auto ditolak:
- Struktur tulisan berantakan
- Tidak menunjukkan urgensi penelitian
- Fokus penelitian tidak jelas
Untuk atasi ketiga permasalahan diatas, ada dua pola penulisan pendahuluan skripsi yang bisa jadi panduanmu menulis:
Pola deduktif: Piramida terbalik, cocok untuk penelitian kuantitatif
Baca juga: Pakai Buku Sugiyono untuk Skripsi? Hati-Hati Salah Metodologi!
Artinya kamu bisa mulai dari pembahasan umum kemudian semakin ke bawah semakin membahas ke inti masalah. Urutannya:
- Fenomena umum
- Masalah spesifik
- Gap dari penelitian sebelumnya
- Hasil penelitian terdahulu
- Kesenjangan penelitian
- Tujuan penelitian
- Penutup
Contoh: Data literasi nasional > data provinsi > fokus ke satu sekolah. Tingkat literasi membaca siswa di Indonesia masih tergolong rendah berdasarkan survei nasional.
Dikerucutkan ke provinsi tertentu > difokuskan pada pengaruh metode X terhadap hasil belajar membaca siswa SD di sekolah Y.
Baca juga: 5 Hal yang Mahasiswa Akhir Wajib Tahu Sebelum Menyusun Skripsi, Jangan Sampai Disepelekan
Pola induktif: piramida tegak, cocok untuk penelitian kualitatif
Langsung dimulai dari inti permasalahan lalu dihubungkan dengan konteks lebih umum:
- Fenomena khusus
- Deskripsi masalah
- Dampak umum
- Pentingnya penelitian
- Penutup
Contoh: Keunikan/fenomena di suatu sekolah > isu literasi nasional seorang siswa di sekolah Y berhasil meningkatkan minat baca setelah guru menerapkan metode baca-cerita interaktif > dianalisis secara mendalam > ditarik ke isu pentingnya pendekatan kontekstual dalam peningkatan literasi nasional.
Baca juga: Momen Seorang Mahasiswa Menangis Terharu Usai Sidang Skripsi, Netizen: Kamu Hebat Bang!
Biar Cepat, Tapi Tetap Maksimal
Walau kamu menulis cepat, tetap poin yang diperhatikan dosen adalah ketepatan penalaranmu. Pastikan argumen dan alasan penelitianmu bisa meyakinkan dosen pembimbing.
Selamat mencoba panduan ini, dan semoga Bab 1 kamu bukan cuma cepat tapi juga berkualitas!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram/@goalsacademy_