Senin, 18 AGUSTUS 2025 • 17:00 WIB

Diversifikasi Atsiri, Teknologi AI, hingga Edukasi K3: Terobosan Mahasiswa KKNT-IDBU 61 UNDIP di KHDTK

Author

Mahasiswa KKN UNDIP Bersama salah satu ibu KWT, lakukan diversifikasi produk minyak atsiri. ( Muhammad Mifthahul/Z Creators)

INDOZONE.ID - KHDTK Universitas Diponegoro (UNDIP) menyimpan kekayaan biodiversitas tanaman aromatik seperti serai wangi, daun salam, daun jeruk, hingga daun kunyit. Melihat potensi tersebut, mahasiswa KKNT-IDBU 61 UNDIP merancang program diversifikasi produk minyak atsiri berbasis kebutuhan masyarakat.

Tanaman aromatik itu tidak hanya diolah menjadi minyak esensial, tetapi juga dikembangkan menjadi produk turunan, seperti spa berbasis rempah atsiri, yang diperkenalkan kepada masyarakat, khususnya ibu-ibu Kelompok Wanita Tani (KWT).

Proses produksi dilakukan secara manual dengan memanfaatkan alat penyuling sederhana, namun tetap memperhatikan kualitas ekstraksi. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana pelatihan masyarakat dalam hal pemasaran, pengemasan, hingga pemberdayaan ekonomi lokal.

Baca juga: KKN-T Multidisiplin 1 Undip: Menguatkan Sumber Daya Alam dan Manusia Desa Tedunan melalui Pertanian, Peternakan, Perikanan, dan Kelautan

Pemanfaatan AI dan Revolusi Industri 4.0

Sebagai bentuk adaptasi terhadap era Revolusi Industri 4.0, mahasiswa juga memperkenalkan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) kepada ibu-ibu KWT. Melalui pendekatan edukatif yang sederhana, mereka menjelaskan pemanfaatan AI dalam bidang pertanian, lingkungan, keuangan, hingga strategi penjualan produk atsiri agar lebih menguntungkan.

Fokus pada Keselamatan Kerja

Mahasiswa KKN Undip Berikan Pelatihan Dasar K3 ( Muhammad Mifthahul/Z Creators)

Selain produksi dan pemasaran, aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menjadi perhatian penting. Mahasiswa memberikan pelatihan dasar K3, mulai dari penggunaan alat pelindung diri (APD), penanganan bahan panas, hingga pencegahan kecelakaan kerja. Simulasi penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), pemasangan rambu-rambu K3 di area penyulingan, serta pembagian buku saku K3 juga dilakukan untuk menumbuhkan budaya kerja yang aman dan sehat.

Baca juga: Pujasera Tulus Harapan Kini Punya Zona Kuliner Halal, Aman, dan Sehat

Agen Perubahan dan Dampak Berkelanjutan

Melalui sinergi tiga program unggulan, produksi minyak atsiri, pemanfaatan AI, dan K3, mahasiswa KKNT-IDBU 61 UNDIP hadir bukan sekadar pelaksana program, tetapi juga agen perubahan. Program ini membuktikan bahwa potensi lokal dapat diberdayakan secara berkelanjutan dengan dukungan teknologi, tanpa mengabaikan aspek keselamatan kerja.

Kegiatan ini merujuk pada Surat Penugasan Pelaksanaan Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Skema IPTEK Bagi Daerah Binaan UNDIP (IDBU) Nomor 274-058/UN7.D2/PM/IV/2025 yang diterbitkan LPPM Universitas Diponegoro.

Harapannya, program pengabdian ini dapat terus berlanjut dan memberi dampak jangka panjang bagi pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar KHDTK UNDIP, sekaligus mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) dan pengentasan kemiskinan berbasis potensi lokal.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan Langsung

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU