Indonesia dan AS Komitmen Perkuat Kerja Sama Pendidikan, Langkah Kemdiktisaintek Buka Akses Global
INDOZONE.ID - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto menegaskan komitmen Indonesia untuk kerja sama dalam bidang pendidikan dengan Amerika Serikat.
Pernyataan ini disampaikan saat Brian menerima Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS) untuk Indonesia, Peter Haymond di Kantor Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi pada Jumat, 23 Agustus 2025.
“Indonesia ingin bermitra dengan universitas-universitas top, termasuk Massachusetts Institute of Technology (MIT), Harvard University, dan Stanford University. Lewat Presidential Fellowship dan Garuda Scholarship, kami menargetkan ratusan mahasiswa dan peneliti setiap tahun bisa menempuh pendidikan di Amerika Serikat,” kata Menteri Brian.
Baca juga: Maba Masih Sepi? Ini Alasan PTS Malang Terpaksa Mundurkan Kalender Akademik
Bahas Kerja Sama Kedua Negara
Pada kesempatan ini, Kemdiktisaintek dan Kedubes AS juga membahas terkait jumlah mahasiswa Indonesia di AS, dukungan informasi tentang kualifikasi universitas di AS, hingga penguatan skema beasiswa.
Bukan cuma itu, kedua pihak juga membahas terkait rencana kerja sama universitas AS beroperasi di Indonesia. Lalu juga perpanjangan Memorandum Saling Pengertian (MSP) antar kedua negara, khususnya di bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics.
Brian terus mendorong aliansi strategis antara universitas unggulan dari kedua negara, mencangkup profesor tamu dan mentoring bagi dosen-dosen Indonesia. Upaya ini pun disambut hangat oleh Haymond.
Baca juga: Kelebihan dan Tantangan Kuliah Online Bagi Mahasiswa
“Kami ingin melihat lebih banyak kolaborasi antara perguruan tinggi di Amerika Serikat dan Indonesia, serta lebih banyak mahasiswa Indonesia belajar di Amerika Serikat. Kami siap menyediakan informasi dan bimbingan untuk membantu para penerima beasiswa dalam memilih universitas yang tepat dan meraih kesuksesan dalam studi mereka,” ujar KUAI Haymond.
Baca juga: STAN vs STIN, Mana Lebih Favorit? Berikut Perbedaan, Jalur Masuk, hingga Prospek Kerja
Komitmen untuk Terus Perkuat Kerja Sama
Pertemuan ini juga menghasilkan komitmen buat terus memperkuat pertukaran mahasiswa dan dosen, program beasiswa bersama, serta memperluas kerja sama strategis akademik.
Kedepannya, Kemdiktisaintek dan Kedubes AS bakal membahas untuk opsi memperbarui MoU bilateral dalam bidang pendidikan, serta upaya peluang joint degree atau mekanisme lain.
Ini jadi langkah Kemdiktisaintek untuk berkomitmen membuka akses global bagi para mahasiswa dan peneliti Indonesia. Sekaligus memperkuat jaringan internasional untuk pembangunan bangsa dan negara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Kemdiktisaintek.go.id