INDOZONE.ID - Tinggal di lingkungan baru saat memasuki dunia perkuliahan sering kali menghadirkan berbagai pengalaman, mulai dari lupa membawa barang penting, alergi terhadap suhu, debu, atau air, jatuh sakit, hingga yang paling umum… homesick.
Bagi kamu yang baru pertama kali jauh dari keluarga dan tinggal di luar kota, mungkin awalnya hanya merasa enggan berpisah.
Atau, sebaliknya, justru merasa senang dan bebas. Namun, terkadang rasa rindu itu datang tiba-tiba di malam hari, dan kamu hanya bisa merasakannya seorang diri.
Baca juga: Tips Khusus Anak Rantau agar Cepat Nyambung di Lingkungan Baru
Lalu, apa yang seharusnya kamu lakukan saat mengalami “serangan” homesick?
Apa Itu Homesick?
Menurut Koordinator Tim Konseling Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) IPB University, Dr. Iin Solihin, rasa homesick atau kerinduan akan rumah adalah hal yang wajar dialami mahasiswa baru.
“Ini adalah proses adaptasi seseorang pada lingkungan baru. Selama mahasiswa merasakan dalam batas wajar, itu normal,” jelasnya, dikutip dari laman resmi IPB.
Homesick umumnya terjadi selama 1 minggu hingga 3 bulan. Tapi, jika hal ini terus berlarut-larut, sebaiknya ditangani oleh pihak profesional karena bisa mengganggu aktivitas akademik dan sosial.
Baca juga: Salah Makan saat Rantau ke Luar Negeri? Ini Solusi Buat Mahasiswa Perut Karet
Tanda-tanda Mengalami Homesick
Tanda-tanda homesick dibagi menjadi dua, yaitu secara emosional dan fisik.
- Emosional: sedih, murung, mudah menangis, dan sering membandingkan kehidupan di rumah dengan di perantauan.
- Fisik: sulit tidur, terlalu banyak tidur, kehilangan fokus di kelas, atau menjadi malas beraktivitas.
Dampak yang tidak baik bila berlarut-larut bisa menimbulkan masalah, seperti terganggunya hubungan sosial mahasiswa akibat kondisi emosional yang tidak stabil.
Perasaan seperti kurang percaya diri, sulit berinteraksi, dan pasif dalam berorganisasi atau aktivitas lainnya dapat berdampak lebih jauh hingga kehilangan relasi penting.
Baca juga: Makanan Tahan Lama di Luar Kulkas, Penyelamat Anak Kos di Akhir Bulan
Tips Mengatasi Homesick
1.Ingat Tujuan Kuliah
Kehadiranmu di dunia perkuliahan bukan sekadar karena “sudah jalannya.” Ingat kembali apa saja yang sudah kamu usahakan hingga berada di titik ini.
2.Bangun Rutinitas Sehat
Ciptakan kebiasaan dan kehidupan yang disiplin. Ini akan membantumu bangkit kembali saat merasa murung. Meski suasana hati dan tubuh menolak, tetap lakukan hal-hal yang perlu dilakukan agar proses adaptasi tubuh dan pikiran berjalan lebih cepat.
3.Aktif Berinteraksi
Dorong diri sendiri untuk keluar dari zona nyaman. Lakukan hal-hal seperti berorganisasi, bergabung dengan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), atau menghabiskan waktu bersama teman.
Berinteraksi dengan teman sangat penting karena kamu tidak sendirian. Berbagilah tips dengan teman atau kakak tingkat.
4.Ciptakan Suasana yang Familiar
Jika kamu merasa asing dengan tempat tinggalmu, buatlah suasana kamar terasa seperti rumah kedua. Tata area tersebut dengan barang-barang personal, seperti bantal, selimut, boneka, atau foto keluarga.
Baca juga: Jangan Takut Jatuh Bangun Cari Magang atau Kerja, Bikin Mental Makin Kuat!
5.Tetap Kontak dengan Orang Rumah
Meskipun kamu jauh dan rindu rumah, komunikasi harus tetap dijaga. Beri kabar dan ceritakan keseharianmu secara rutin. Mendengar suara keluarga bisa menjadi obat kerinduanmu.
Jadi, kalau homesick datang tiba-tiba, jangan panik. Anggap saja itu bagian dari perjalananmu menjadi lebih mandiri. Pada akhirnya, rindu akan membuatmu lebih menghargai rumah dan lebih kuat menapaki hidup di luar sana.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Ipb.ac.id