Ilustrasi tidak pantang menyerah (freepik)
INDOZONE.ID - Bagi mahasiswa dan fresh graduate, mungkin kamu bakal relate soal cari kerja sana-sini yang bisa bikin emosi.
Bak santapan setiap hari, kegagalan wawancara terasa seperti rutinitas.
Tapi dari kebiasaan ini, tak jarang muncul ciri unik dalam diri seseorang yang justru mulai kebal dengan kegagalan. Bahkan, ia berani mencoba lagi meski gagal.
Fenomena ketagihan ini memang terdengar negatif, tapi tetap jadi bagian penting dari perjalanan jelang terjun ke dunia profesional.
Baca juga: 3 Trik Jawab Pertanyaan Wawancara Magang, Dijamin Pasti Lolos!
Dalam seminggu, panggilan wawancara bisa serutin kelas kuliah. Alih-alih merasa lelah atau kecewa, mereka justru move on dan lanjut daftar ke perusahaan lain lagi.
Pertanyaan klasik seperti “perkenalkan dirimu” atau “jelaskan kekuranganmu” sudah bukan level mereka lagi.
Bukan hanya bisa menjawab berdasarkan muscle memory, mereka juga bisa membaca gerak-gerik HRD.
Kebiasaan memperhatikan detail kecil ini, menunjukkan betapa seringnya mereka melewati wawancara hingga semuanya terasa seperti refleks.
Baca juga: Magang Berdampak Gantikan MSIB: Ini Syarat, Jadwal, dan Cara Daftarnya!
Yang biasanya jarang dihubungi via email, kini rasanya seperti chatting dengan perusahaan. Kalimat seperti “sayangnya saat ini kami...” sudah jadi sapaan sehari-hari.
Rutinitas malam hari pun bukan lagi bersantai, melainkan lebih sering memeriksa email dan portal kerja yang berubah dari harapan jadi siklus berkelanjutan.
Meskipun gagal, update status tetap jadi cara berbagi pengalaman, sekaligus melepas penat dengan menghibur sesama pejuang senasib.
Baca juga: 5 Jurusan yang Sepi Peminat tapi Prospek Kerja Cerah, Tertarik Masuk?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram/@harisenin.official