INDOZONE.ID - Saat kuliah, apalagi sudah masuk semester 3 atau 5, pasti pernah kepikiran, “Kayaknya salah masuk jurusan deh.”
Awalnya mungkin terasa sesuai passion, tapi seiring berjalannya waktu, melihat sekitar justru bikin makin ragu dengan kemampuan diri.
Jangan salah, situasi ini wajar banget terjadi. Bahkan, meski kamu menuntaskan kuliah, pekerjaan di masa depan bisa saja jauh berbeda dari jurusan yang kamu ambil.
Kamu bisa berkaca pada orang-orang sukses ini. Kamu pasti nggak nyangka, orang-orang sukses ini dulunya kuliah di jurusan yang beda banget dari karier mereka sekarang.
Baca juga: Ini Kebiasaan Orang Sukses yang Bisa Kamu Tiru Mulai Sekarang
Yuk kenalan sama deretan orang sukses yang ternyata jurusan kuliahnya nggak nyambung sama kerjaannya sekarang.
4 Orang Sukses yang Pekerjaan dan Jurusan Kuliahnya Beda!
1. Jack Ma
Pendiri sekaligus pemilik Alibaba Group, Jack Ma, punya latar belakang akademik lulusan Bahasa Inggris di Hangzhou Teachers College.
Pernah menyandang predikat orang terkaya di China, Jack Ma sebenarnya dulu bercita-cita jadi pengajar. Namun, justru namanya melejit sebagai salah satu tokoh bisnis paling berpengaruh di dunia.
Meski begitu, ia tetap berharap bisa kembali ke dunia pendidikan setelah mundur dari posisi CEO.
Baca juga: Lulus SMA Bingung? Begini Cara Memilih Antara PTN, Jurusan, atau Gap Year
2. Sundar Pichai
Sosok di balik mesin pencarian Google, Sundar Pichai, yang kini menjabat CEO Google, ternyata dulunya lulusan Metalurgi.
Dari bidang yang mempelajari sifat fisik dan kimia logam, Pichai justru meniti karier hingga menjadi salah satu pemimpin perusahaan teknologi terbesar di dunia.
3. Howard Schultz
Buat kamu pencinta kopi, pasti nggak asing dengan nama ini. Howard Schultz, CEO Starbucks, ternyata awalnya lulusan jurusan Komunikasi dari Northern Michigan University.
Kariernya di Starbucks dimulai sejak 1986, hingga akhirnya ia kembali menjabat sebagai CEO pada periode 2022-2023.
Baca juga: Ingin Cepat Kaya dan Sukses? James Riady Bocorkan Kiatnya ke Mahasiswa
4. Steve Jobs
Mendengar namanya, mungkin kamu langsung membayangkan sosok lulusan bisnis atau teknologi.
Nyatanya, CEO Apple atau Steve Jobs, justru keluar dari bangku kuliah karena merasa sistem pendidikan formal tidak sesuai dengan dirinya.
Ia hanya sempat kuliah 1 semester di Reed College, Portland, Oregon, sebelum akhirnya berhenti. Dengan begitu, bisa dibilang Jobs bukan lulusan universitas, melainkan SMA.
Jadi, kalau kamu merasa salah jurusan, jangan langsung khawatir. Bisa saja jalan suksesmu justru datang dari arah yang berbeda.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram/@globalenglishpare