INDOZONE.ID - Pernah membayangkan kalau skill yang kamu pelajari di dunia nyata, bisa jadi senjata di game survival kayak Alice in Borderland?
Kalau mahasiswa marketing dilempar masuk ke dunia Alice in Borderland season 3, kira-kira mereka bakal survive nggak ya? Jawabannya sih, "Iya, bisa!"
Soalnya, skill mereka cocok banget buat nyelesain game di dunia Borderland. Dari cara baca data, kerja sama tim, sampai bikin strategi jangka panjang, semua bisa jadi pegangan hidup mereka di dunia misteri ini.
Nah, kalau dibandingkan game-game di Alice in Borderland, ini skill wajib yang jadi senjata survive mahasiswa jurusan marketing!
5 Skill Marketing yang Kepake untuk Bertahan Hidup di Alice in Borderland
1. Sacred Fortunes
Di game ini, tokoh utama Alice in Borderland, Arisu, bisa cepat nangkep pola samar dari teka-teki ramalannya. Prosesnya mirip kayak anak marketing yang biasa baca data, bikin hipotesis, sampai nemuin insight dengan cepat.
Mereka terbiasa nemuin clue kecil yang sering luput kalau nggak teliti. Jadi, peluang mereka lolos di game ini, lumayan besar berkat instingnya!
Mata Kuliah Relevan: Riset Pemasaran
2. Zombie Hunt
Game satu ini butuh kerja sama tim yang solid. Buat anak marketing, ini mirip kayak ngerjain project kelompok atau bikin event kampus.
Harus pintar bagi-bagi peran, siapa yang pegang promosi, siapa yang urus desain, siapa yang jaga deadline, sekaligus paham segmentasi audiens. Perbedaannya, taruhannya nyawa di Borderland, bukan nilai seperti di kampus.
Mata Kuliah Relevan: Manajemen Pemasaran
3. Runaway Train
Sering berkutat dengan angka, mahasiswa marketing pasti udah ngerasain bikin event dengan budget tipis tapi dituntut hasil maksimal.
Baca juga: Tingkatkan Bisnis Lokal, Dosen BINUS Malang Latih Pemuda Desa Wonokitri Kuasai Pemasaran Digital
Di game ini, prinsipnya sama, yaitu harus tahu kapan keluarin tenaga alias budget dan kapan harus hemat. Strategi ngatur resource berdasarkan prioritas bisa jadi kunci selamat.
Mata Kuliah Relevan: Strategi & Digital Marketing
4. Kick the Can
Permainan ini butuh koordinasi dan timing yang pas. Anak marketing pasti relate karena sering dituntut bikin strategi komunikasi yang jelas.
Kalau salah langkah atau telat koordinasi, hasilnya bisa kacau. Persis kayak acara kampus yang bisa gagal total, kalau nggak dikelola dengan baik.
Mata Kuliah Relevan: Komunikasi Pemasaran & PR
Baca juga: Wajib Paham, 4 Mata Kuliah yang Ilmunya Terpakai Seumur Hidup, Jangan Disepelekan!
5. Possible Futures
Game terakhir ini bikin pemain harus mikirin banyak kemungkinan masa depan. Anak marketing terbiasa mikirin bukan cuma target jangka panjang, tapi juga tren biar campaign atau proyek bisa bertahan lama. Misalnya, gimana bikin acara kampus tetap jalan, atau mikirin prospek setelah kuliah nanti.
Mata Kuliah Relevan: Strategic Marketing & Market Research
Kemungkinan mereka selamat jadi lebih besar berkat skill yang dipelajari di kampus. Bedanya, kalau mahasiswa marketing taruhannya cuma nilai, Arisu harus berjuang untuk tetap hidup.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Marketeers