INDOZONE.ID - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) terus perkuat kolaborasi di bidang strategis dengan negara-negara ASEAN, termasuk Malaysia.
Upaya ini dilakukan lewat pertemuan bilateral antara Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yulianto dan delegasi Kedutaan Besar Malaysia. Pertemuan ini menjadi cara untuk perluas jaringan akademik dan perkuat kolaborasi lintas negara.
"Kolaborasi ini penting untuk mempererat hubungan antar universitas sekaligus membuka jalan bagi kerja sama ASEAN yang bermanfaat bagi rakyat kedua negara," kata Mendiktisaintek melalui keterangan di Jakarta, Jumat.
Baca juga: Mahasiswa Harus Terapkan 5 Tips Ini untuk Meningkatkan Kualitas Tidur!
Bakal Bentuk Kelompok Riset Bersama
Menteri Brian menyebut bahwa akan rencana membentuk kelompok riset bersama (joint research group) di bidang Artificial Intelligence (AI), energi terbarukan, dan pengelolaan mineral langka.
Kerja sama ini diharapkan bisa menghadirkan riset terapan, pastinya relevan sama tantangan global saat ini. Selain itu, jadi upaya untuk perkuat posisi Indonesia dan Malaysia buat jadi pusat inovasi di kawasan.
Pada pertemuan tersebut juga ada penandatanganan kesepakatan (MoU) di bidang pendidikan tinggi, sains, dan riset, guna perluas peluang kerja sama.
Baca juga: Kisah Inspiratif Ibu dan Anak: Sama-Sama Raih Gelar Doktor Teknik di University of Michigan
Menteri Brian juga menyebut bahwa ada sekitar 11 ribuan mahasiswa Indonesia yang lagi studi di Malaysia. Menurutnya, tingginya minat mahasiswa Indonesia studi di Malaysia harus diimbangin sama mahasiswa Malaysia yang kuliah di Indonesia.
"Indonesia telah memiliki ekosistem pendidikan tinggi yang semakin kompetitif dan terbuka, dengan berbagai program unggulan yang dapat menarik minat pelajar asing, khususnya dari negara mitra di kawasan ASEAN,” ujarnya.
Ia negesin bahwa perluasan akses dan peningkatan mutu pendidikan tinggi di Indonesia bisa jadi salah satu destinasi utama bagi mahasiswa Malaysia yang ingin berkolaborasi dan berinovasi di bidang sains dan teknologi.
Baca juga: Menguak 5 Fakta Sistem Pendidikan di Korea Selatan
Langkah Strategis Ciptakan Inovasi
Duta Besar Malaysia untuk Republik Indonesia TYT Dato Syed Mohammad Hasrin Tengku Hussin, mengungkapkan bahwa kolaborasi ini jadi langkah penting buat mastiin keberlanjutan riset bersama.
"Peningkatan pertukaran mahasiswa Malaysia-Indonesia adalah sesuatu yang kita mau, supaya lebih banyak interaksi antar kedua masyarakat agar adanya pemahaman antar budaya," ujar dia.
Pertemuan ini juga bahas mengenai pendanaan bersama buat kolaborasi riset antar profesor. Skema ini sudah terbukti efektif, seperti kerja sama Indonesia dengan Australia dan Prancis.
Kerja sama lintas lintas negara ini diharapkan bisa menghadirkan dan melahirkan inovasi bermanfaat dan aplikatif buat masyarakat dan industri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA