Kamis, 20 NOVEMBER 2025 • 11:36 WIB

5 Jurusan Mulai Sepi Peminat di Indonesia, Ada Sastra sampai Filsafat

Author

Ilustrasi orang sedang di perpustakaan (freepik)

INDOZONE.ID - Memilih jurusan tepat saat kuliah merupakan salah satu hal yang sulit dan berarti bagi yang melanjutkan studi. Banyaknya jurusan menjadi alasan kenapa sulit memilih jurusan, ditambah tidak semuanya sesuai dengan minat bakat.

Namun, banyaknya jurusan tidak menjamin semuanya diminati oleh para calon mahasiswa. Ada beberapa jurusan yang justru peminatnya semakin sedikit, apalagi dengan perkembangan teknologi.

Ini membuat banyak calon mahasiswa ingin masuk ke jurusan yang dinilai relevan dengan perkembangan zaman, sehingga mereka pun bisa menyesuaikan sesuai kebutuhan.

Penasaran jurusan apa saja yang mulai sepi peminatnya di Indonesia? Yuk, simak penjelasannya di bawah ini.

Baca juga: DKV ISI Surakarta Kenalkan Design Activism ke Siswa SMK Bondowoso

5 Jurusan Mulai Sepi Peminat di Indonesia

1. Ilmu Perpustakaan

Jurusan pertama di Indonesia mulai sepi peminat adalah Ilmu Perpustakaan. Banyak orang mengira jurusan ini hanya belajar tentang buku, sehingga sering dipandang sebelah mata. Sebenarnya, jurusan ini gak cuma belajar tentang buku, tapi juga pengelolaan perpustakaan, hingga manajemennya.

Jurusan ini cocok buat kamu yang introvert karena lebih sering ketemu buku dan komputer, dibandingkan interaksi dengan manusia.

Baca juga: 6 Kesalahan Fatal yang Harus Dihindari Mahasiswa Saat Sempro Biar Sidang Proposal Lancar

2. Sastra Jawa

Sastra merupakan jurusan yang gak semua universitas punya. Bahkan, jurusan ini bisa dibilang jarang ada di berbagai kampus, seperti Sastra Jawa. Terlepas sedikitnya kampus yang ada jurusan Sastra Jawa, ilmu ini pun mulai sepi peminat.

Jurusan ini tidak sepamor dengan jurusan sastra lainnya, seperti Korea, Inggris, dan Jepang. Lulusan Sastra Jawa bisa masuk ke dalam beberapa profesi seperti penerjemah, ahli bahasa, dan dosen.

Baca juga: Bingung Bikin Rumusan Masalah? Ini Cara Praktis yang Bisa Dipakai Mahasiswa untuk Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif

3. Filsafat

Jurusan mulai sepi peminat selanjutnya ada Filsafat. Jurusan ini mempelajari mengenai dasar ilmu-ilmu lainnya. Bahkan, banyak ilmuwan dahulu yang lahir karena pemahaman terhadap Filsafat, lalu menjadi ahli di bidang lain.

Filsafat mulai sepi peminat karena banyak yang menilai hanya mempelajari terlalu banyak teori saja, sehingga dianggap kurang relevan. Meski begitu, Filsafat tetap menjadi dasar untuk mengajarkan kemampuan berpikir kritis.

Baca juga: Jalan Pintas Menuju Petaka Akademik, 4 Dampak Negatif Pakai Joki Tugas yang Wajib Mahasiswa Tahu!

4. Sosiologi

Sosiologi juga masuk ke daftar jurusan yang mulai sepi peminat. Ini tidak terlepas dari lebih banyak mempelajari teori, seperti Filsafat, serta gak punya prospek kerja yang jelas dan spesifik.

Namun, jurusan ini tetap jadi kebutuhan di masyarakat untuk melakukan analisis sosial, riset, dan pemahaman tentang dinamika masyarakat. Sayangnya, minim penerapan ilmu secara langsung membuatnya makin kurang diminati.

Baca juga: 6 Tahap Olah Data yang Wajib Diikuti Mahasiswa supaya Penelitiannya Lebih Terstruktur

5. Antropologi

Jurusan mulai sepi peminat kelima ada Antropologi yang dinilai hanya terkait dengan budaya. Ini membuat jurusan Antropologi makin kurang diminati.

Faktanya, Antropologi Sosial juga mempelajari perilaku dan hubungan antarmanusia. Lalu, unsur budaya pun sebenarnya luas karena mencakup bahasa, kesenian, dan lainnya.

Nah, itulah lima jurusan yang mulai sepi peminat sekarang ini. Adakah kamu yang menimba ilmu di jurusan-jurusan tersebut?

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Brainacademy.id, Sevima.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU