INDOZONE.ID - Seorang pemimpin gak hanya diukur dari kemampuan berbicara atau kompetensi teknis, tetapi juga dari kualitas kepercayaan diri yang dimiliki.
Kepemimpinan membutuhkan keberanian mengambil keputusan, kemampuan mengelola emosi, hingga kesiapan menerima kritik. Ada tujuh tipe kepercayaan diri yang dapat membantu seseorang membangun karakter pemimpin lebih matang, stabil, dan visioner.
7 Jenis Kepercayaan Diri
Baca juga: 7 Kebiasaan Pemimpin yang Menghambat Kinerja Tim di Kampus
1. Decision Confidence: Berani Menentukan Arah
Setiap pemimpin pasti dihadapkan pada situasi penuh ketidakpastian. Decision confidence menggambarkan keberanian mengambil keputusan meskipun risiko dan konsekuensinya cukup besar.
Kejelasan arah lebih baik daripada menunda terlalu lama. Sebab, setiap keputusan memberikan langkah baru yang diperlukan untuk bergerak maju.
2. Feedback Confidence: Siap Mendengar Masukan
Feedback confidence menunjukkan kemampuan mendengarkan masukan tanpa bersikap defensif. Sikap terbuka ini memungkinkan seseorang berkembang lebih cepat karena mau melihat perspektif yang berbeda dari sudut pandang orang lain.
3. Vulnerability Confidence: Berani Mengakui Keterbatasan
Vulnerability confidence justru memberi ruang untuk mengakui hal-hal yang belum dikuasai tanpa merasa inferior. Sikap ini memudahkan proses belajar, karena seseorang gak perlu terperangkap dalam pencitraan atau takut terlihat gak sempurna.
4. Delegation Confidence: Percaya pada Kapasitas Orang Lain
Delegation confidence adalah kemampuan mempercayai orang lain untuk menangani tugas penting. Pendelegasian yang efektif mempercepat proses kerja dan meningkatkan kualitas hasil. Sebab, setiap orang bisa memberikan kontribusi sesuai kemampuan masing-masing.
5. Emotional Confidence: Mengelola Emosi dengan Dewasa
Emotional confidence menuntut seseorang untuk memahami emosi yang muncul, mengelolanya dengan sadar, dan merespons secara terarah tanpa impulsif.
6. Boundary Confidence: Menetapkan Batasan yang Sehat
Pemimpin yang efektif, mengetahui kapan harus berkata “tidak.” Boundary confidence berarti berani menetapkan batasan untuk melindungi hal-hal penting.
Tindakan ini membantu menjaga energi, fokus, dan kapasitas seseorang tanpa harus mengorbankan diri secara berlebihan.
7. Humble Confidence: Rendah Hati Tanpa Kehilangan Keyakinan
Kepercayaan diri gak selalu berarti menunjukkan kekuatan. Humble confidence adalah keyakinan diri yang dibalut kerendahan hati. Seseorang tetap percaya pada kemampuannya, tetapi gak tertutup dari kritik, gak mudah sombong, dan selalu siap belajar hal baru.
Baca juga: Latar Belakang Pendidikan 3 Pemimpin Muda Indonesia yang Dipilih Obama untuk Dimentori
Nah, tujuh jenis kepercayaan diri ini menunjukkan kepemimpinan gak dibentuk hanya dari kekuatan mental atau wawasan luas, tetapi dari kemampuan memahami diri sendiri.
Keberanian mengambil keputusan, keterbukaan terhadap kritik, kerendahan hati, hingga kemampuan mengelola batasan, adalah bagian dari perjalanan panjang membangun karakter yang kuat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram/@dandung.bawono