Selasa, 30 DESEMBER 2025 • 19:20 WIB

USU Pulihkan Mental dan Bangkitkan Harapan Warga Medan Marelan Pascabencana

Author

Kegiatan Dukungan Psikososial Pascabencana (usu.ac.id)

INDOZONE.ID - Universitas Sumatera Utara (USU) menunjukkan kepedulian terhadap kondisi mental masyarakat pascabencana.

Melalui Tim Pengabdian Masyarakat Tanggap Darurat Bencana, USU menggelar kegiatan dukungan psikososial di Kecamatan Medan Marelan pada 20 Desember 2025.

Baca juga: Berani Angkat Video Isu Kesehatan Mental, Mahasiswa Ubaya Raih Juara 2 Dekativity 2025

Aksi tersebut dilakukan melalui Posko Penanggulangan Bencana USU Peduli, yang bekerja sama dengan Program Studi Kedokteran Jiwa Fakultas Kedokteran USU.

Kegiatan yang dipusatkan di Puskesmas Terjun ini mengerahkan 25 personel yang terdiri dari dosen, tenaga kesehatan, serta relawan. 

Prof. Dewi Masyitah Darlan memimpin langsung tim tersebut, dengan dukungan penuh dari pihak kecamatan dan Kepala Puskesmas Terjun, dr. Tissa. 

Tujuannya untuk mendampingi warga agar tetap tangguh selama fase pemulihan setelah dilanda bencana. 

Baca juga: ITB Kolaborasi dengan Sejumlah Kampus, Bergerak Cepat Bantu Korban Bencana di Sumbar

Dalam pelaksanaannya, tim menggunakan metode Psychological First Aid (PFA) yang mengedepankan prinsip Look, Listen, dan Link. Prof. Elmeida Effendy memberikan pemaparan interaktif mengenai reaksi stres yang umum terjadi setelah bencana. 

Hal ini bertujuan agar warga dapat mengenali respons psikologis mereka sendiri, hingga memiliki kemampuan mandiri dalam mengelola stres dalam lingkungan yang suportif.

Suasana di lokasi penuh antusiasme. Warga diajak langsung untuk mempraktikkan teknik pernapasan dan metode grounding untuk menenangkan pikiran.  

Baca juga: Anti-Stres Penolakan Judul Skripsi: Kuasai 7 Kesalahan Fatal yang Harus Dihindari Mahasiswa

Tak hanya itu, keceriaan kembali hadir melalui berbagai aktivitas kelompok seperti permainan ringan, tebak lagu, hingga bernyanyi bersama. 

Sebanyak 72 lansia turut berpartisipasi aktif dan menutup rangkaian kegiatan dengan senam bersama sebagai simbol tumbuhnya harapan baru.

Prof. Dewi Masyitah Darlan menegaskan bahwa kesehatan jiwa adalah fondasi penting dalam penanganan bencana selain bantuan fisik. 

“Dukungan psikososial penting untuk membantu masyarakat memahami reaksi emosional yang mereka alami, memperkuat resiliensi, dan menumbuhkan kembali rasa aman serta harapan untuk bangkit bersama,” ttuturnya. 

Baca juga: Dari Limbah Cangkang Telur menjadi Inovasi Biomaterial: Tim Mahasiswa ITB Meraih Prestasi di ISOLA Business Plan Competition 2025

Pihak Puskesmas Terjun menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran tim USU, yang dapat memberikan dampak positif nyata bagi para warga. 

Melalui langkah ini, USU berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat dalam proses pemulihan kesehatan fisik maupun mental secara berkelanjutan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Usu.ac.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU