INDOZONE.ID - Dalam rangka menggabungkan upaya peduli lingkungan dengan pemberdayaan anak-anak, perkumpulan mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang tergabung dalam tim bernama Reclamby, menyelenggarakan kampanye sosial bertema Reduce, Reuse, Reclamby.
Tim itu berhasil mengumpulkan pakaian layak pakai hingga seberat 20 kilogram sepanjang periode 6-10 Desember 2025. Pakaian tersebut diproleh dari masyarakat dan mahasiswa, yang kemudian diserahkan kepada Panti Asuhan LKSA Yayasan Nur Hidayah, Surakarta, Jawa Tengah.
Program ini dilatarbelakangi oleh permasalahan menumpuknya limbah pakaian akibat dari gaya hidup konsumtif.
“Ini sebuah inisiatif yang mengajak masyarakat untuk memaknai kembali atau memberikan nyawa kedua pada pakaian lama mereka melalui praktik reuse dan upcycle,” ujar Muhammad Allefka Fasha, perwakilan Reclamby.
Baca juga: Kemdiktisaintek Dorong PTN Cari Sumber Pendapatan Lain untuk Perkecil Proposi UKT
Upcycle merupakan proses mengolah kembali barang bekas agar memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi. Salah satu contohnya adalah pemanfaatan kain sisa untuk dijadikan produk baru seperti tas atau sarung bantal.
Selain donasi pakaian, tim itu juga merancang kampanye bertajuk #ReDoYourMovement yang dihadiri oleh 25 anak panti asuhan yang masih SD hingga SMA, untuk mengasah bakat kreatif mereka. Selain itu, kampanye ini juga bertujuan agar pakaian dapat digunakan dalam jangka waktu yang lebih lama.
Reclamby juga menghadirkan kampanye lain bernama #RecraftedbyYou, yakni kegiatan mendaur ulang sisa pakaian untuk dijadikan karya yang memiliki nilai fungsi dan estetika.
“Kami ingin menanamkan kesadaran bahwa pakaian bekas punya nilai besar jika dikelola dengan baik. Lewat #ReDoYourMovement, kami bersama anak-anak panti memberi semangat baru pada baju lama. Sementara #RecraftedbyYou menunjukkan kain sisa bisa jadi barang bernilai,” jelas Allefka.
Baca juga: Salut! 4 Mahasiswa ABT Ini Berdayakan UMKM Lewat Inovasi Digital
Pakaian donasi sisa kampanye-kampanye tersebut lalu didistribusikan melalui kolaborasi antara Reclamby dan @joli_jolan di Ruang Solidaritas Joli Jolan, Surakarta. Sebagai program keberlanjutan, sisa pakaian itu juga akan diteruskan ke masyarakat yang lebih membutuhkan.
Melalui kampanye ini, generasi muda Surakarta didorong untuk semakin sadar dalam mengelola pakaian secara bijak, sekaligus menumbuhkan rasa solidaritas sosial.
Reclamby pun tidak sekadar hadir sebagai kegiatan berbagi pakaian, melainkan menjadi wujud kepedulian kolektif dalam membangun lingkungan yang berkelanjutan serta memperkuat ikatan sosial di tengah masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Ums.ac.id