Kamis, 08 JANUARI 2026 • 09:42 WIB

500 Pelajar-Mahasiswa Hadiri Global Millennial MUN 2026: Delegasi Indonesia Turut Jadi Hub Diplomasi Pemuda Dunia

Author

Global Millennial MUN 2026 (senator.id)

INDOZONE.ID - Global Millennial Model United Nations (GM MUN) 2026 merupakan konferensi internasional yang dibalut dalam simulasi Sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Konferensi ini digelar di Royal Ambarrukmo Hotel, Daerah Istimewa Yogyakarta pada 2-4 Januari 2026 dan berhasil mengumpulkan ratusan generasi muda asal berbagai negara. 

Sebanyak 500 peserta yang merupakan pelajar dan mahasiswa dari 10 negara berbeda menghadiri konferensi GM MUN 2026. Pencapaian itu menjadikan GM MUN 2026 ini sebagai konferensi international besutan Model United Nations (MUN) dengan partisipasi terbanyak di Indonesia. 

Kegiatan ini diusung oleh Globy, yakni sebuah lembaga pembinaan yang berfokus pada pengembangan para pelajar dan mahasiswa dalam mengikuti kompetensi internasional.

Dalam prosesnya, Globy menawarkan inovasi ruang pembelajaran strategis untuk mengasah kemampuan para peserta dalam mengembangkan ketrampilan diplomasi, kepimpinan, dan juga pemahaman soal isu global.

Baca juga: Peneliti Ini Resmi Sandang Gelar Doktor: Kembangkan Teknologi VR untuk Penanganan Pendarahan Pasca Persalinan

Daya tarik utama GM MUN 2026 terletak pada konsep penyelenggaraannya yang ramah bagi pemula, tanpa mengesampingkan standar pedoman akademik internasional. Selain itu konferensi ini telah melalui proses penilaian oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) di bawah Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi sehingga diakui sebagai bagian dari kegiatan pengembangan prestasi pelajar di tingkat nasional. 

GM MUN 2026 membuka tiga jalur partisipasi yang disesuaikan dengan rentang usia peserta, yakni Junior Level untuk para peserta di bawah 15 tahun, Senior Level untuk rentan usia 15 sampai 18 tahun, dan Open Level yang diperuntukkan bagi peserta berumur di bawah 30 tahun.

Nuansa internasional semakin kuat seiring hadirnya para delegasi dan jajaran dewan juri yang berasal dari berbagai negara,  di antaranya Italia, Lebanon, Singapura, dan juga Filipina. Keberagaman asal tersebut menghadirkan kayanya dinamika diskusi yang dihadirkan melalui pertukaran perspektif global serta praktik diplomasi multikultural secara langsung.

Sebagai bentuk penghargaan atas capaian peserta, panitia menghadiahkan sejumlah apresiasi prestisius melalui kategori Best Delegate, Most Outstanding Delegate, Honorable Mention, Diplomatic Commendation, dan Best Position Paper. 

Baca juga: Pengering Gabah Hybrid Inovasi UNDIP, Panen Tetap Berkualitas meski Cuaca Tak Menentu

Muflih Dwi Fikri sebagai Founder sekaligus CEO Globy menyampaikan bahwa berlangsungnya ajang Model United Nations (MUN) memberikan dampak positif bagi perkembangan akademik peserta di masa mendatang. 

“Pengalaman MUN bukan hanya soal simulasi sidang, tetapi juga rekam jejak prestasi. Banyak peserta memanfaatkan sertifikat GM MUN sebagai nilai tambah saat mendaftar ke universitas top dunia, beasiswa, hingga jalur SNBP. Kami ingin membuka akses agar pelajar Indonesia percaya diri bersaing di level global,” jelasnya.

Chair asal Lebanon bernama Roy El Badawi sebagai salah satu yang memimpin persidangan memaparkan kesan positifnya terhadap ajang GM MUN 2026 ini. Ia mengungkapkan para delegasi terlihat sangat antusias sehingga diskusi dapat berjalan secara lancar sejak hari pertama kegiatan.

“Kembali ke Indonesia selalu menghadirkan rasa antusias dan kebahagiaan bagi saya. Energi di dalam forum sangat luar biasa dan menginspirasi melihat begitu banyak delegasi terlibat aktif. Saya juga penasaran melihat perkembangan para delegasi sejak Oktober, bagaimana mereka menerima masukan, meningkatkan kemampuan, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan baru. MUN bukan sekadar berdebat tanpa henti, tetapi tentang menjaga sikap, bekerja dalam tim, dan menciptakan lingkungan yang kolaboratif,” ucap Roy.

Baca juga: Bingung Pilih Jurusan buat SNBP? Catat 5 Rekomendasi Jurusan dengan Prospek Kerja Menjanjikan

Delegasi internasional asal Sunway College, Malaysia, Maria Marcela Binti Ridwan (18) menorehkan capaian yang membanggakan dalam GM MUN 2026. Maria mewakili negaranya di Human Rights Council - Chamber One dan berhasil menyabet kategori Best Delegate berkat konsistensinya dalam menunjukan performa sepanjang berjalannya konferensi. 

Selain itu, Maria juga membagikan pengalamannya secara personal ke peserta lain. Ia mengungkapkan tentang rasa gugup yang kerap dialami oleh delegasi muda ketika berpatisipasi dalam forum berskala besar.

“Kepada seluruh delegasi, selalu percayalah pada diri sendiri dan jangan pernah menyerah. Saya sempat merasa gugup dan meragukan diri sendiri di awal, tetapi ketekunan benar-benar membawa perbedaan. Bahkan di forum besar, jika kita konsisten, berusaha maksimal, dan menjaga pola pikir positif, hal-hal baik bisa terjadi,” jelasnya.

Suksesnya GM MUN 2026 di Yogyakarta menjadi bukti jelas dari komitmen Globy sebagai ekosistem diplomasi pemuda yang berkelanjutan. Kedepannya, Global Milennial Model United Nations dijadwalkan akan digelar kembali di Jakarta pada 12-14 Juni 2026 dengan cakupan partisipasi internasional yang lebih besar lagi. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Senator.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU