INDOZONE.ID - Prestasi mengharumkan diproleh oleh Rohmat Gifari Akbar, mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta (FKM UMJ). Ia membawa pulang medali emas pada pergelaran Kejuaraan Sains Nasional – Akhir Tahun (KSN-AT) 2025 yang dilaksakan di Yogyakarta, Desember silam.
Dilansir dari laman UMJ, ia mengungkapkan bahwa prestasi ini sangat berarti baginya.
“Makna prestasi yang saya raih pada ajang KSN-AT 2025 ini khususnya bagi diri saya sendiri ialah membuktikan bahwa kita dapat menjadi apa yang kita inginkan dengan cara belajar dan berusaha sungguh-sungguh untuk menggapainya,” ujar Rohmat.
Ia berhasil menyaingi perwakilan dari berbagai kampus unggulan seperti UNESA, UNDIP, UNS, UMM, dan lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa UMJ memiliki daya saing yang kuat, tidak hanya di bidang akademik, namun juga nonakademik.
Baca juga: UIN Ar-Raniry Banda Aceh Dapat Bantuan Wakaf untuk Pembangunan Fasilitas Air Minum
Sebelum kejuaraan tersebut digelar, Rohmat mengaku telah menjalani persiapan secara intentif selama seminggu sebelum perlombaan.
“Proses persiapan yang saya jalani kurang lebih seminggu sebelum perlombaan, dan saya harus benar-benar memahami serta memperdalam materi-materi yang akan dilombakan karena pihak penyelenggara sudah menyediakan gambaran atau kisi-kisi perlombaan,” paparnya.
Di lain hal, ia juga menghadapi berbagai kesulitan terkait membagi waktu.
“Tantangan yang saya hadapi adalah ketika mempelajari materi sering kali berbenturan dengan tugas-tugas fakultas maupun aktivitas organisasi, sehingga waktu untuk persiapan yang lebih matang menjadi berkurang," tuturnya.
Baca juga: Pilih PTN atau PTS? Inilah 6 Rekomendasi Kampus Paling Diminati di Malang
Lebih lanjut, Rohmat berharap agar capaiannya ini dapat memberikan motivasi bagi mahasiswa lain untuk lebih berani dan percaya diri pada kemampuan diri.
“Saya berharap kepada fakultas maupun universitas agar dapat memberikan ruang apresiasi dan dukungan penuh kepada mahasiswa yang ingin berprestasi, seperti diadakannya Pilmapres setiap tahun atau pemberian rekomendasi perlombaan yang mendukung pengembangan dan pengasahan skill mahasiswa, karena masih banyak mahasiswa yang ingin berprestasi namun terhalang oleh keterbatasan ruang, waktu, dan apresiasi,” tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Umj.ac.id