Calesta Adinda melakukan penelitian (unila.ac.id)
INDOZONE.ID – Mahasiswa Universitas Lampung (Unila), Calesta Adinda, dari Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), berhasil meraih 2nd International Colloquium in Medical Biotechnology and Health Sciences (ICMBHS) 2025.
Forum ilmiah internasional tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Fakultas Kedokteran Unila dengan Biotechnology Research Institute dari Universiti Malaysia Sabah (UMS).
Acara ini bertujuan sebagai wadah bertukar ilmu, diskusi, dan kerja sama bagi para peneliti serta praktisi di bidang kesehatan, farmasi, dan bioteknologi medis.
Dalam penelitiannya, Calesta membedah masalah yang sangat penting bagi keberlangsungan lingkungan, yaitu tingkat pencemaran logam berat pada air.
Karya ilmiahnya berjudul “Analysis of Cadmium (Cd) and Lead (Pb) Levels in Water Samples by Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS) at the Lampung Health Laboratory Center”.
Ia mengungkapkan bahwa penelitian tersebut berangkat dari keadaan lingkungan saat ini yang sangat relevan.
Baca juga: Jangan Asal! Berikut Cara Menentukan Metode Penelitian Skripsi yang Benar
“Penelitian ini saya harapkan dapat memberikan gambaran ilmiah mengenai kualitas air serta mendukung upaya pengawasan lingkungan,” ungkapnya saat diwawancarai pihak kampus pada 6 Januari 2026.
Untuk mendapatkan data yang akurat, ia menggunakan metode khusus bernama Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS).
Metode ini dipilih karena dapat memiliki tingkat sensitivitas yang tinggi, sangat akurat, serta prosedurnya sudah mengikuti standar ilmiah yang berlaku.
Dengan teknik yang digunakan, hasil temuan yang diperoleh Calesta bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
Hasil riset yang dilakukan memberikan kontribusi nyata dalam penyediaan data mengenai kadar logam kadmium dan timbal pada wilayah tertentu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Unila.ac.id