Rabu, 14 JANUARI 2026 • 17:20 WIB

Hanya Pantau Kolam Lewat Ponsel! Mahasiswa UPER Ciptakan Teknologi Canggih Cegah Pemborosan Pakan Lele

Author

UPER membuat teknologi pakan cerdas (universitaspertamina.ac.id)

INDOZONE.ID - Mahasiswa Teknik Elektro Universitas Pertamina (UPER), Adelard Zafri Ramadhan dan M. Syaifullah Yusuf Habibi, menciptakan sebuah inovasi cerdas bernama Smart Feeding System.

Inovasi tersebut adalah Teknologi berbasis Internet of Things (IoT), yang dirancang agar pemberian pakan ikan menjadi lebih efisien dan kondisi kolam bisa dipantau secara otomatis tanpa harus selalu berada di lokasi.

Baca juga: Inovasi Akuaponik UMM Ubah Lahan Sempit Warga Jetis Jadi Sumber Pangan dan Ekonomi

Hal ini berangkat dari budidaya ikan lele di Indonesia memiliki potensi ekonomi yang sangat besar. Bahkan, pada 2024, produksi lele nasional telah menembus angka 1,1 juta ton, yang menjadikannya sebagai komoditas ikan air tawar terbesar kedua setelah ikan nila.

Namun, di balik produksi yang tinggi, para pembudidaya sering menghadapi kendala teknis, terutama masalah pemborosan pakan yang secara global diperkirakan mencapai 14 hingga 15 persen.

Menurut Adelard, kesalahan dalam memberikan makan ikan, seperti terlambat atau justru berlebihan bisa berdampak buruk bagi pertumbuhan ikan.

Baca juga: Peneliti UI Dorong Kemandirian Ekonomi Pesantren Lewat Inovasi Budidaya Lebah Madu

“Jika terjadi kelebihan pakan maka sisa pakan akan mencemari air, hasilnya akan berdampak pada ikan yang sakit dan mati,” ujarnya.

Melalui alat ini, risiko kerugian akibat kematian ikan dapat dikurangi secara signifikan. Sistem pakan pintar bekerja menggunakan alat pengendali utama, sensor kualitas air, dan mesin penggerak pakan.

Menariknya, pembudidaya cukup menggunakan aplikasi Blynk di ponsel pintar untuk mengatur jadwal pemberian pakan secara otomatis.

Selain itu, aplikasi juga memungkinkan pengguna untuk memantau tingkat keasaman (pH) air dari jarak jauh dengan lebih terkontrol. 

Baca juga: Wujudkan Kampus Hijau, Unpad Jatinangor Terapkan Sistem Gerbang Otomatis Berbasis AI untuk Tekan Emisi Karbon

Dalam pengujian yang telah dilakukan, alat tersebut terbukti mampu menjaga pH air tetap stabil di angka 7,16 hingga 7,19, yang merupakan kondisi aman dan ideal bagi kehidupan ikan.

“Setiap perintah dapat langsung dijalankan oleh alat, sehingga proses pemberian pakan menjadi lebih teratur, responsif, dan mudah dikendalikan,” terang Adelard.

Karya inovatif ini merupakan salah satu dari berbagai proyek yang dipamerkan dalam ajang Innovation and Design Exhibition of Electrical Engineering (IDEEE) 2026.

Pameran yang digelar menjadi wadah bagi mahasiswa UPER untuk menghadirkan solusi teknologi yang menjawab kebutuhan nyata di masyarakat dengan mempertimbangkan aspek keberlanjutan. 

Baca juga: Intip Proses Produksi Skala Besar, Mahasiswa UPER Bedah Peran Kimia dalam Menjaga Kualitas dan Keamanan Produk

Rektor Universitas Pertamina, Prof. Wawan Gunawan A. Kadir, memberikan apresiasi tinggi terhadap kreativitas para mahasiswanya.

Beliau menegaskan bahwa inovasi ini sejalan dengan visi kampus, terutama dalam pengembangan teknologi yang berorientasi pada efisiensi, energi, lingkungan, serta kesejahteraan masyarakat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Universitaspertamina.ac.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU