INDOZONE.ID – Lulusan Akuntansi dikenal sebagai salah satu bidang studi dengan peluang kerja yang luas dan stabil.
Hampir setiap organisasi, baik perusahaan swasta maupun instansi pemerintah, membutuhkan tenaga profesional yang mampu mengelola, menganalisis, dan mengawasi keuangan.
Berikut beberapa profesi yang bisa digeluti oleh lulusan Akuntansi, mulai dari peran umum hingga yang lebih spesifik.
Baca juga: Mahasiswa UNY: Guru Bukan Profesi Rendahan, Pilar Utama Generasi Masa Depan
1. Akuntan
Akuntan bertugas menyusun, mencatat, dan menganalisis laporan keuangan agar kondisi keuangan organisasi dapat dipantau dengan baik.
Profesi ini dapat dijalani di perusahaan swasta, instansi pemerintah, maupun sebagai akuntan independen.
Peran akuntan sangat penting karena menjadi dasar dalam evaluasi kinerja dan pengambilan keputusan manajemen.
2. Akuntan Publik
Akuntan publik biasanya bekerja di kantor akuntan publik atau membuka praktik sendiri.
Tugas utamanya adalah melakukan audit, pemeriksaan laporan keuangan, serta memberikan jasa konsultasi keuangan kepada klien.
Prospek kerja yang dimiliki sangat menjanjikan, karena dibutuhkan oleh berbagai perusahaan yang ingin memastikan laporan keuangannya sesuai dengan standar yang berlaku.
Baca juga: Tak Sekadar Public Speaking, Ini 5 Prospek Kerja Ilmu Komunikasi
3. Accounting Manager
Accounting manager mempunyai tanggung jawab lebih besar dalam mengelola seluruh aktivitas akuntansi perusahaan.
Posisi tersebut umumnya ditempati oleh lulusan Akuntansi yang memang sudah berpengalaman di bidangnya.
Selain mengawasi tim akuntansi, accounting manager juga berperan dalam perencanaan keuangan dan pengendalian anggaran perusahaan.
4. Account Officer
Account officer berfokus pada pencatatan transaksi keuangan, pembuatan laporan dasar, serta pengelolaan administrasi keuangan.
Profesi ini sering menjadi pintu masuk bagi lulusan baru Akuntansi untuk memahami sistem keuangan perusahaan secara menyeluruh sebelum naik ke posisi yang lebih tinggi.
Baca juga: 5 Tips untuk Mahasiswa Mengelola Keuangan Darurat Saat Dompet Menipis
5. Akuntan Pajak
Akuntan pajak bertugas memastikan kewajiban perpajakan perusahaan atau individu dijalankan sesuai peraturan yang berlaku.
Prospek kerjanya berpeluang besar, karena pajak merupakan aspek penting dalam operasional bisnis maupun pemerintahan.
Akuntan pajak dapat bekerja di perusahaan, kantor konsultan pajak, atau instansi perpajakan.
6. Accounting Software Developer
Perkembangan teknologi membuka peluang baru bagi lulusan Akuntansi yang tertarik pada bidang digital.
Accounting software developer berperan dalam pengembangan dan pengelolaan perangkat lunak akuntansi.
Profesi ini membutuhkan kombinasi pemahaman akuntansi dan teknologi informasi, serta banyak dibutuhkan di perusahaan teknologi dan startup.
Baca juga: Segera Dibuka! Simak Jadwal, Syarat, dan Cara Daftar KIP Kuliah 2026 agar Bebas Biaya UKT
7. Akuntan Biaya (Cost Accountant)
Akuntan biaya bertugas menganalisis dan mengendalikan biaya produksi serta operasional perusahaan.
Peran tersebut sangat penting dalam membantu manajemen menekan pengeluaran dan meningkatkan efisiensi.
Akuntan biaya sering kali dibutuhkan di sektor manufaktur dan perusahaan berskala besar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Id.prosple.com