Ilustrasi mahasiswa belajar untuk SNBT (Freepik)
INDOZONE.ID - Kegagalan dalam SNBT sering kali bukan disebabkan karena kurangnya usaha, melainkan karena cara belajar yang tidak sesuai dengan karakter ujian.
Meskipun peserta telah belajar berjam-jam, jika arahnya keliru, hasil yang didapat juga tidak akan maksimal.
Berikut adalah 7 alasan mengapa banyak peserta gagal SNBT meskipun rajin belajar:
Banyak peserta merasa sudah belajar dengan baik karena menguasai banyak materi pelajaran.
Namun, selain menguji materi yg diingat, SNBT juga menguji bagaimana peserta menggunakan pengetahuan tersebut untuk menganalisis dan menyelesaikan masalah.
Soal SNBT sering disajikan dalam bentuk konteks baru yang menuntut pemahaman, sehingga peserta yang hanya mengandalkan hafalan cenderung mengalami kesulitan.
Peserta sering belajar tanpa mengetahui tujuan utama dari setiap jenis soal SNBT. Akibatnya, cara berpikir yang digunakan ketika ujian tidak sesuai dengan tuntutan soal.
Padahal, memahami sistem ujian dapat membantu peserta menentukan strategi, seperti soal mana yang perlu dikerjakan lebih dulu dan bagaimana cara menghemat waktu.
Baca juga: Metakognisi: Strategi Belajar yang Bantu Murid Lebih Paham Materi
Setiap subtes SNBT mempunyai karakteristik berbeda, seperti penalaran verbal, kuantitatif, dan logika.
Jika peserta menggunakan satu cara belajar saja, misalnya menghafal rumus atau membaca materi, maka hasilnya tidak akan optimal.
Peserta harus melakukan pendekatan belajar yang disesuaikan dengan jenis soal agar kemampuan dapat berkembang secara seimbang.
Banyak peserta yang rajin mengerjakan latihan soal secara terus-menerus, tetapi tidak meluangkan waktu untuk meninjau kesalahan yang dibuat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Bimbellavender.com