Rabu, 28 JANUARI 2026 • 14:34 WIB

"Kikobot," Inovasi Asisten Virtual Berbasis Hologram 3D Hasil Karya Mahasiswa Sistem Informasi SCU

Author

Elvens Micquel Christanto, mahasiswa Sistem Informasi Soegijapranata Catholic University (unika.ac.id)

INDOZONE.ID - Elvens Micquel Christanto, mahasiswa Sistem Informasi Soegijapranata Catholic University sukses menciptakan sebuah asisten virtual berbasis hologram bernama Kikobot.

Asisten virtual tersebut mampu melakukan interaksi dengan manusia secara verbal dan teks. Tak hanya itu, inovasi ini juga hadir dengan wujud visual berupa hologram 3D yang membuat pengalaman pengguna lebih nyata.

Kikobot pada dasarnya adalah asisten virtual dengan tampilan hologram 3D. Tujuannya untuk menghadirkan pengalaman interaksi yang lebih nyata bagi pengguna,” jelas Elvens.

Dilansir dari laman resmi Unika, nama Kikobot berasal dari "Kita Kongkow Bot" yang berarti sebuah teman virtual yang seru buat diajak ngobrol.

Baca juga: Tembus Kancah Global, Mahasiswa UM Borong Prestasi Internasional Ajang IYEN 2026 di Malaysia

Elvens Micquel Christanto (unika.ac.id)

Saya ingin Kikobot diposisikan seperti teman yang bisa menemani kita ngobrol kapan saja,” tambahnya.

Awalnya, inovasi ini hadir sebagai sebuah proyek wajib dari mata kuliah Teknologi Baru dan Inovasi Sistem Informasi. Menurut Elvens, mata kuliah tersebut mendorong para mahasiswa agar aktif dalam berinovasi menggunakan teknologi terkini dan berdampak bagi orang lain.

Prof. Dr. Ridwan Sanjaya, S.E, S.Kom, MS.IEC selaku Dosen Pengampu Mata Kuliah melihat Kikobot sebagai sebuah proyek yang memiliki potensi baik di masa depan, khususnya di sektor teknologi.

Awalnya kami diajari membuat chatbot berbasis teks. Namun, chatbot biasa terasa kurang emosional. Ibarat LDR (Long Distance Relationship atau Hubungan Jarak Jauh), hanya bisa saling berkirim pesan. Karena itu, kami mengembangkan hologram assistant agar bot memiliki ‘wajah’ dan kehadiran fisik sehingga interaksinya lebih personal, interaktif, dan tidak membosankan,” jelas Elvens.

Baca juga: Lulus dalam 3 Tahun 4 Bulan, Rohani Nababan Dinobatkan sebagai Lulusan Terbaik FEB Unila

Tampilan hologram 3D yang dihasilkan Kikobot (unika.ac.id)

Elven merancang Kikobot sebagai teman ngobrol dan sekaligus berfungsi menjadi hiburan bagi pengguna saat dilanda rasa jenuh. 

Untuk menggunakan Kikobot, pengguna cukup menyalakan mikrofon yang tersedia dan berbicara. Kikobot akan memproses suara menjadi teks yang dapat dipahami oleh sistem. Lalu, Kikobot akan meresponnya dengan balasan dalam bentuk suara dan juga visual hilogram beserta gestur.

Selama proses perancangan Kikobot, Elvens mengalami kendala dalam menyamakan antara audio dan visual yang dihasilkan asisten virtual itu agar sinkron.

Sulit memastikan gerakan bibir dan gestur hologram benar-benar sesuai dengan suara. Kadang suara sudah keluar tapi avatarnya belum bergerak, atau sebaliknya. Menemukan timing yang pas agar terasa natural cukup menghabiskan waktu,” tuturnya. 

Baca juga: Cegah Hipertensi di Kalangan Masyarakat, Mahasiswa PKL FIKKIA Unair Perkenalkan Program "SIKUAT"

Prof. Ridwan berencana menggandeng Fakultas Psikologi untuk mengembangkan Kikobot sebagai “teman ngobrol” yang lebih empatik.

“Kami ingin Kikobot tidak hanya bisa diajak ngobrol santai, tetapi juga menjadi ‘teman curhat’ yang mampu memberikan dukungan emosional dan mendukung kesehatan mental,” paparnya.

Di sela-sela waktunya, Elvans juga mengembangkan inovasi sebuah AI chatbot yang dapat membantu menjawab pertanyaan pelanggan secara cepat dan tepat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Unika.ac.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU