Senin, 09 FEBRUARI 2026 • 17:45 WIB

Tingkatkan K3 UMKM Kayu, Mahasiswa KKN Undip Hadirkan Buku Saku dan Safety Sticker

Author

Penyerahan Buku Saku K3 serta sosialisasi keselamatan kerja kepada pemilik UMKM pengrajin kayu. (Kayla Azzahra/Z Creators)

INDOZONE.ID - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro melaksanakan program sosial kemasyarakatan di Desa Randumuktiwaren, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Kegiatan ini dijalankan sebagai bentuk pengabdian dan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta keselamatan kerja masyarakat.

Salah satu program kerja monodisiplin yang dilaksanakan berfokus pada peningkatan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pada sarana produksi UMKM, khususnya melalui penyediaan media edukatif berupa buku saku K3 dan safety sticker.

Berdasarkan hasil observasi tempat kerja dan wawancara dengan pelaku UMKM pengrajin kayu, diketahui bahwa pemilik sekaligus pekerja belum memahami secara menyeluruh potensi bahaya kerja, prosedur keselamatan, serta penggunaan alat secara aman. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan kerja dan menurunkan produktivitas usaha. Oleh karena itu, Odwin Ilham selaku koordinator kegiatan sosialisasi ini merancang program edukasi K3 yang praktis, mudah dipahami, dan dapat diterapkan secara langsung di lingkungan kerja pembuatan kayu.

Baca juga: Ibu PKK Dusun Dersankulon Go Digital Bareng KKN UNDIP: Dari Medsos Bijak hingga Bisnis Online

Program diawali dengan penyusunan Buku Saku K3 yang dirancang khusus sesuai dengan karakteristik kegiatan produksi kayu setempat. Buku saku ini memuat materi dasar keselamatan kerja, seperti pengenalan potensi bahaya, penggunaan alat pelindung diri (APD), prosedur kerja aman, penanganan darurat kecelakaan kerja, serta etika kerja yang sehat dan aman.

Buku saku disusun menggunakan bahasa sederhana, dilengkapi ilustrasi, serta disesuaikan dengan kondisi lapangan agar mudah dipahami oleh pekerja. Setelah penyusunan selesai, buku saku diserahkan langsung kepada pelaku UMKM pengrajin kayu pada Jumat (30/01/2026), disertai penjelasan mengenai isi dan cara penggunaannya. Odwin Ilham juga memberikan sosialisasi singkat terkait pentingnya penerapan K3 dalam aktivitas produksi sehari-hari.

Sebagai penguatan edukasi melalui buku saku, Odwin Ilham turut merancang dan memasang safety sticker pada sarana produksi dan area kerja pengrajin kayu. Safety sticker tersebut berisi pesan-pesan keselamatan, seperti peringatan bahaya, kewajiban menggunakan APD, larangan menyentuh bagian mesin tertentu, serta instruksi kerja aman.

Baca juga: Investasi Ekologi, Kolaborasi Tim KKN Undip dengan Warga Jaga Kelestarian Air Tanah Lewat Lubang Biopori

Desain safety sticker dibuat dengan warna mencolok, simbol visual, dan bahasa yang mudah dipahami agar menarik perhatian pekerja dan mudah diingat. Pemasangan dilakukan pada mesin, alat kerja, serta area-area strategis di tempat produksi. Koordinator kegiatan juga memberikan penjelasan terkait makna setiap simbol dan pesan yang tercantum.

Melalui pelaksanaan program “Peningkatan Standar Keselamatan Kerja melalui Media Edukatif Buku Saku dan Safety Sticker pada Sarana Produksi UMKM”, Odwin Ilham selaku mahasiswa Tim 1 KKN Undip Kelompok 47 Desa Randumuktiwaren berharap dapat menumbuhkan budaya kerja yang aman, sehat, dan bertanggung jawab di lingkungan UMKM pengrajin kayu Desa Randumuktiwaren. Program ini tidak hanya meningkatkan kesadaran K3, tetapi juga berkontribusi dalam mengurangi risiko kecelakaan kerja serta mendukung keberlanjutan usaha masyarakat dalam jangka panjang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU