Sabtu, 21 FEBRUARI 2026 • 14:00 WIB

Beasiswa Bisa Dicabut? Mahasiswa Wajib Tahu 5 Penyebab dan Cara Menghindarinya

Author

Ilustrasi mahsiswa mendapatkan beasiswa (AI/Gemini)

INDOZONE.ID - Beasiswa kuliah merupakan dukungan finansial yang sangat penting bagi mahasiswa dalam menyelesaikan pendidikan tinggi.

Namun, tidak sedikit penerima beasiswa menghadapi risiko pencabutan karena tidak memenuhi ketentuan yang berlaku.

Kondisi ini dapat menjadi tantangan besar, terutama bagi mahasiswa yang bergantung pada beasiswa sebagai sumber utama pembiayaan pendidikan.

Penting untuk memahami penyebab beasiswa dicabut serta cara menghindarinya agar bantuan tersebut tetap bisa dipertahankan.

Baca juga: Cara Daftar Beasiswa Garuda S1 2026, Peluang Kuliah Gratis dari Kemendikti Saintek

5 Penyebab Beasiswa Kuliah Dicabut

1. Penurunan Prestasi Akademik

Sebagian besar beasiswa mensyaratkan penerima untuk mempertahankan IPK minimum tertentu. Jika IPK turun di bawah batas yang ditentukan, penyelenggara beasiswa berhak mencabut bantuan tersebut.

Untuk menghindarinya, mahasiswa perlu mengatur waktu belajar secara efektif dan konsisten, serta memprioritaskan kewajiban akademik.

Jika mengalami kesulitan dalam memahami materi, mahasiswa bisa memanfaatkan bimbingan dosen, tutor, atau mengikuti program pendampingan akademik yang tersedia agar prestasi tetap terjaga.

2. Melanggar Aturan dan Etika Kampus

Pelanggaran, seperti plagiarisme, tindakan tidak disiplin, atau pelanggaran kode etik dapat berdampak serius, termasuk pencabutan beasiswa.

Agar hal ini tidak terjadi, mahasiswa perlu memahami dan mematuhi seluruh peraturan kampus yang berlaku.

Selain itu, penting untuk menjaga sikap, integritas, dan kejujuran dalam setiap aktivitas akademik maupun nonakademik, sehingga reputasi pribadi dan akademik tetap terjaga dengan baik. 

Baca juga: Vokasi UI Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis, Wujud Nyata Kampus Peduli Kesehatan Sivitas Akademika

3. Kelalaian dalam Administrasi

Beasiswa biasanya memiliki kewajiban administratif, seperti pengumpulan laporan berkala, pembaruan data, atau pengisian formulir tertentu.

Jika terjadi kelalaian dalam hal ini, beasiswa bisa dihentikan. Mahasiswa disarankan mencatat semua tenggat waktu penting dan memastikan dokumen yang dibutuhkan selalu lengkap dan diperbarui.

Perlu diingat, untuk rutin memeriksa email atau informasi resmi dari penyelenggara beasiswa agar tidak melewatkan informasi penting.

4. Tidak Memenuhi Kewajiban Program Beasiswa

Beberapa program beasiswa mengharuskan penerima untuk mengikuti kegiatan tertentu, seperti seminar, pelatihan, atau kegiatan pengabdian masyarakat.

Ketidakhadiran tanpa alasan yang jelas dapat dianggap sebagai pelanggaran. Untuk menghindari hal ini, mahasiswa perlu mengelola jadwal dengan baik dan memastikan sanggup mengikuti semua kegiatan yang diwajibkan.

Jika terdapat kendala, mahasiswa sebaiknya segera berkomunikasi dengan pihak penyelenggara agar mendapatkan solusi yang tepat. 

Baca juga: Mahasiswa ITB Hadirkan Solusi Air Bersih untuk Warga Sumba Timur Lewat Program SOS-X

5. Ketidaksesuaian atau Ketidakjujuran Data

Beasiswa berbasis kebutuhan ekonomi biasanya memerlukan data finansial yang akurat dan sesuai kondisi sebenarnya.

Jika ditemukan ketidaksesuaian atau manipulasi data, beasiswa bisa langsung dicabut. Mahasiswa harus memastikan semua informasi yang diberikan benar, jujur, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Menyimpan dokumen pendukung dengan baik juga penting untuk mengantisipasi jika sewaktu-waktu diperlukan verifikasi.

Dengan menjaga prestasi, mematuhi aturan, disiplin dalam administrasi, serta menjalankan semua kewajiban dengan baik, mahasiswa dapat mempertahankan beasiswa hingga lulus.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Revoedu.org

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU