INDOZONE.ID - Memasuki dunia perkuliahan, mahasiswa baru biasanya dihadapkan pada banyak pilihan organisasi dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Bergabung dengan organisasi kampus tidak hanya memperluas relasi, tetapi juga menjadi wadah untuk mengembangkan minat dan bakat.
Namun, memilih organisasi tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Keputusan yang kurang tepat justru bisa membuat aktivitas perkuliahan terganggu, atau membuat mahasiswa merasa terbebani dengan berbagai tanggung jawab.
Dengan pertimbangan yang matang, kegiatan organisasi dapat memberikan manfaat maksimal sekaligus mendukung perkembangan akademik dan nonakademik mu.
Berikut beberapa tips yang bisa menjadi panduan dalam memilih organisasi atau UKM yang tepat selama menjalani perkuliahan.
Baca juga: Tak Sekadar Cari Pengalaman, Ini 5 Alasan Mahasiswa Aktif Berorganisasi di Kampus
1. Pilih Sesuai Minat dan Passion
Langkah paling utama sebelum menentukan organisasi atau UKM adalah menyesuaikannya dengan minat dan passion yang kamu miliki.
Bergabung dengan kegiatan yang sesuai ketertarikan tidak hanya membantu mengembangkan kemampuan, tetapi juga membuatmu lebih menikmati setiap aktivitas tanpa merasa terbebani.
Misalnya, kamu yang memiliki ketertarikan di bidang seni bisa bergabung dengan UKM tari, sementara yang suka berdiskusi dan beradu argumen bisa memilih komunitas debat untuk mengasah kemampuan dalam berpikir kritis.
2. Jangan Sekadar Ikut Ajakan Teman
Banyak mahasiswa baru memilih organisasi hanya karena mengikuti pilihan teman. Padahal, keputusan tersebut sebaiknya didasarkan pada keinginan pribadi, bukan sekadar ikut-ikutan.
Setiap individu memiliki minat, bakat, dan kemampuan yang berbeda. Memilih organisasi sesuai preferensi diri akan membuatmu lebih nyaman menjalani kegiatan dan berkembang secara maksimal.
Baca juga: Kreatif! Mahasiswa KKN-Dik UMS Ajarkan Matematika Lewat Permainan Engklek dan Puzzle
3. Pastikan UKM yang Dipilih Memberi Manfaat Nyata
Selain menjadi wadah menyalurkan minat, organisasi atau UKM yang dipilih juga perlu memberikan manfaat yang jelas.
Pilihlah kegiatan yang mampu mengembangkan keterampilan, menambah pengalaman, serta mendukung kebutuhan akademikmu.
Dengan begitu, waktu yang kamu habiskan dapat memberikan nilai tambah untuk mengembangkan potensi diri.
4. Cari Tahu Rekam Jejak Organisasi
Sebelum bergabung, penting untuk menelusuri prestasi dan kegiatan yang telah dicapai organisasi tersebut. Organisasi yang aktif mengikuti berbagai kegiatan atau kompetisi biasanya memiliki program yang terarah dan jelas.
Selain menambah pengalaman, hal ini juga bisa memperkuat CV dan portofolio mu di masa mendatang.
Baca juga: Prestasi Membanggakan! Mahasiswa Universitas Jember Jadi Duta Kesehatan Jawa Timur 2026
5. Tetapkan Kuliah sebagai Prioritas Utama
Kesibukan dalam organisasi memang penting untuk mengembangkan diri, tetapi jangan sampai mengabaikan tanggung jawab utama sebagai seorang mahasiswa.
Pastikan aktivitas organisasi tidak mengganggu perkuliahan atau bahkan menghambat kelulusan. Mengatur waktu secara seimbang menjadi kunci agar kegiatan akademik dan nonakademikmu dapat berjalan seimbang..
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Feb.umsu.ac.id