Selasa, 24 FEBRUARI 2026 • 19:55 WIB

Bantu Atasi Genangan Air dan Sampah Organik, Mahasiswa UMG Perkenalkan Biopori di Desa Jolotundo

Author

Tim KKN Kelompok 20 asal Universitas Muhammadiyah Gresik hadirkan biopori berkelanjutan. (umg.ac.id)

INDOZONE.ID - Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 20 Program Studi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik menghadirkan inovasi biopori berkelanjutan guna meminimalisir genangan air hujan yang kerap dilanda oleh lingkungan warga Desa Jolotundo.

Mereka memilih beberapa titik lokasi strategis yang sering terjadi genangan air saat musim hujan tiba, seperti di pekarangan rumah warga, lahan terbuka, dan di sepanjang saluran drainase.

Dalam pembuatannya, tim kompak bekerja sama membuat biopori berkedalaman 80cm menggunakan linggis. Kedalaman tersebut dinilai ideal untuk menyerap genangan air dengan efektif.

Biopori hasil kreasi tim mahasiswa KKN turut melibatkan kerja sama dari warga sekitar. Mereka diminta untuk turut berpatispasi dengan memasukkan daun kering, sisa sayuran, dan limbah dapur organik ke dalam biopori agar proses penguraian dapat segera dimulai.

Baca juga: Kreatif! Mahasiswa KKN-Dik UMS Ajarkan Matematika Lewat Permainan Engklek dan Puzzle

Nantinya, hasil uraian tersebut akan menghasilkan kompos yang dapat meningkatkan kesuburan tanah sekitar.

Selain berfungsi menyerap genangan air, biopori itu juga dapat membantu meningkatkan struktur tanah agar lebih stabil dan meminamilisir penumpukan sampah organik.

Melalui penerapan teknologi biopori secara berkelanjutan, warga Desa Jolotundo diharapkan mampu menjadi percontohan desa yang tanggap terhadap persoalan lingkungan, terutama dalam pengelolaan air dan limbah organik.

Program ini menjadi langkah mula untuk menciptakan lingkungan yang lebih hijau, sehat, dan ramah lingkungan.

Baca juga: Tak Sekadar Cari Pengalaman, Ini 5 Alasan Mahasiswa Aktif Berorganisasi di Kampus

Selain itu, inovasi tersebut juga memperkuat kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dalam mendorong pembangunan desa berbasis kepedulian lingkungan yang berkelanjutan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Umg.ac.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU