Keren! Mahasiswa UMS Menang Gold Medal YISF 2026 Berkat Aplikasi Deteksi Postur Tubuh Berbasis AI
INDOZONE.ID - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) di kancah internasional. Melalui ajang Youth International Science Fair 2026 yang berlangsung di UIN Sunan Kalijaga pada 6-9 April 2026, tim mahasiswa muda UMS sukses membawa pulang medali emas berkat inovasi aplikasi untuk deteksi postur tubuh berbasis kecerdasan buatan (AI).
Tim yang menamakan diri Posturely ini menghadirkan inovasi bertajuk “Posturely: Smart Posture Screening and Digital Physiotherapy Support for Early Childhood Development”.
Inovasi tersebut merupakan aplikasi berbasis website yang dirancang untuk membantu mendeteksi kondisi postur tubuh sejak usia dini secara praktis, cepat, dan akurat.
Ketua tim, Cournicova Afiffah Syailendra, mengungkapkan bahwa ide pengembangan aplikasi ini lahir dari hasil kolaborasi berbagai mahasiswa lintas disiplin, seperti mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika, Teknik Informatika, hingga Fisioterapi.
Baca juga: Kisah Inspiratif Mahasiswa UNAIR Taklukkan UTBK-SNBT, Sempat Burnout Hingga Lolos Impian
Menurutnya, selama ini pemeriksaan postur tubuh umumnya masih dilakukan secara manual dengan mengamati titik-titik tubuh tertentu, sehingga dinilai kurang praktis.
“Awalnya dari diskusi dengan teman-teman fisioterapi yang menyampaikan bahwa deteksi postur masih dilakukan secara manual menggunakan titik-titik tubuh. Dari situ kami mengembangkan solusi berbasis AI,” tuturnya.
Aplikasi Posturely memanfaatkan teknologi computer vision berbasis MediaPipe. Teknologi ini memungkinkan sistem untuk mengenali titik-titik penting pada tubuh seperti kepala, bahu, hingga panggul.
Data yang diperoleh kemudian diolah menjadi skor indikator postur yang objektif dan mudah dipahami pengguna, serta telah melalui validasi oleh tenaga fisioterapis terlebih dahulu.
Baca juga: Pendaftaran Bintara Polri 2026 Kapan Dibuka? Catat Jadwal dan Syarat-syaratnya!
Dengan aplikasi ini, potensi gangguan seperti bungkuk, skoliosis, hingga lordosis dapat dideteksi lebih cepat oleh orang tua terhadap anaknya sehingga penanganan bisa dilakukan lebih dini.
“Inovasi ini kami rancang untuk membantu orang tua memantau kondisi postur anak sejak dini, seperti mendeteksi potensi bungkuk, skoliosis, maupun lordosis. Semakin dini terdeteksi, maka penanganannya akan lebih optimal,” tambahnya.
Tak hanya fitur deteksi, Posturely juga dilengkapi dengan konten edukatif seputar kesehatan postur tubuh.
Dalam tahap uji coba awal, Posturely telah digunakan oleh sekitar 15 pengguna dan mendapatkan respons positif. Beberapa hasil analisis menunjukkan adanya ketidakseimbangan postur, seperti kemiringan bahu hingga posisi tubuh yang cenderung membungkuk, yang sebelumnya tidak disadari pengguna.
Baca juga: UI Umumkan Hasil SNBP 2026, Vokasi Jadi Fakultas Penerima Terbanyak
Ke depannya, tim berencana menambahkan fitur konsultasi langsung dengan fisioterapis.
Keberhasilan meraih medali emas ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak di lingkungan kampus, mulai dari direktorat kemahasiswaan hingga fakultas terkait.
Bagi tim, pencapaian ini menjadi pengalaman berharga sekaligus motivasi untuk terus berinovasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: News.ums.ac.id