Selasa, 21 APRIL 2026 • 13:00 WIB

Universitas Brawijaya Luncurkan BOUMI, Solusi Perawatan Anak untuk Aktivitas Outdoor

Author

Wakil Rektor V Bidang Riset dan Inovasi Prof. Dr. Unti Ludigdo, SE., M.Si., Ak. saat peluncuran BOUMI (ub.ac.id)

INDOZONE.ID - Universitas Brawijaya (UB) membuat inovasi dengan meluncurkan lini produk perawatan kulit (skincare) khusus anak-anak yang diberi nama BOUMI.

Produk ini resmi diperkenalkan kepada publik dalam acara Bincang Santai Bersama Pakar (BONSAI) yang digelar pada 16 April 2026. 

Baca juga: Inovasi Bionghum Mahasiswa UPER, Ubah Limbah Sorgum Jadi Produk Bernilai Hingga Pendapatan Petani Naik 40 Kali Lipat!

Kehadiran BOUMI menjadi angin segar bagi orang tua, yang tengah mencari produk perawatan tubuh aman dan alami untuk buah hati mereka.

Minyak esensial atau minyak atsiri menjadi bahan utama dalam formulasi setiap produk BOUMI. Bahan-bahan alami tersebut diperoleh melalui proses penyulingan dan pengepresan bagian tumbuhan tertentu.

Beberapa bahan unggulan lain yang digunakan, adalah minyak kulit jeruk (orange peel oil), minyak basil, ekstrak bunga chamomile, hingga ekstrak rambut jagung.

Penggunaan bahan-bahan organik bertujuan untuk memastikan produk tetap lembut di kulit anak namun tetap efektif memberikan perlindungan.

Wakil Rektor V Bidang Riset dan Inovasi UB, Prof. Dr. Unti Ludigdo, mengungkapkan bahwa perjalanan BOUMI untuk sampai ke tangan konsumen membutuhkan waktu yang sangat panjang.

“Upaya menghadirkan produk berbasis minyak esensial di Universitas Brawijaya sudah berlangsung cukup lama. Tantangannya adalah bagaimana merevitalisasi program yang sempat terhenti, terutama saat pandemi COVID-19,” paparnya.

Baca juga: Kupas Tuntas Fakultas di UB: Dari Akreditasi Internasional hingga Jurusan Paling Diminati

Titik terang muncul kembali pada tahun 2022, ketika Universitas Brawijaya menjalin kesepakatan dengan Cedefindo yang merupakan bagian dari Martha Tilaar Group.

Melalui negosiasi, kerja sama tersebut akhirnya berjalan dan memungkinkan produk berbasis atsiri hasil riset kampus dapat diproduksi dalam skala besar.

Kolaborasi ini mengusung konsep sinergi lintas sektor yang melibatkan akademisi (UB), industri (Martha Tilaar), komunitas (Batu Love Garden), pemerintah (PT Brawijaya Multi Usaha), serta media massa sebagai mitra informasi.

Kini, BOUMI telah hadir dengan tujuh varian produk yang mencakup kebutuhan harian anak, di antaranya:

  • Unbelie Bubble Natural Shampoo (Sampo alami);
  • Bubble Pop Natural Body Wash (Sabun mandi);
  • Hi-To-Go Sun Protector (Tabir surya);
  • Spring Daze Cologne (Parfum anak);
  • Mossy Body Spray;
  • Bibble Babble Hand Wash (Sabun cuci tangan);
  • Peppy Pomade (Penata rambut).

Kepala Subdirektorat Inovasi dan Transfer Teknologi UB, Dias Satria, menekankan bahwa BOUMI dirancang untuk menjawab kebutuhan pasar, terutama bagi anak-anak yang aktif berkegiatan di luar ruangan (outdoor activity).

“Saat ini, anak-anak juga sudah memiliki kesadaran lebih terhadap penggunaan produk perawatan diri, sehingga menjadi peluang bagi kami untuk mengembangkan produk yang sesuai,” tuturnya.

Stand produk BOUMI (ub.ac.id)

Baca juga: Kisah Inspiratif Uga: Penyandang Autisme yang Raih Magister dan Suarakan Anak-anak Senasib

Strategi pemasaran yang dilakukan BOUMI juga tergolong unik, karena menyasar sektor pariwisata melalui kerja sama dengan Jatim Park Group.

Direktur Batu Love Garden (BALOGA), Isa Mei Wahyuni, menyatakan bahwa produk tersebut sangat relevan dipasarkan di tempat wisata.

Misalnya, produk tabir surya dan sampo yang sangat dibutuhkan anak-anak setelah berenang atau bermain di bawah terik matahari di area wisata.

Selain menjual produk, kolaborasi yang dilakukan juga mencakup aspek edukasi bagi keluarga mengenai kesehatan kulit anak.

Di kawasan BALOGA, bahkan disediakan workshop khusus bernama Omah Atsiri sebagai tempat bagi pengunjung untuk mengenal lebih jauh tentang inovasi berbasis sains ini.

Dengan semangat mengangkat potensi lokal yang didukung oleh riset ilmiah, BOUMI diharapkan dapat menjangkau jutaan keluarga di Indonesia dan menjadi bukti bahwa inovasi anak bangsa mampu bersaing di pasar nasional.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Ub.ac.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU