INDOZONE.ID - Mahasiswa Program Studi Manajemen Bisnis Pariwisata, Program Pendidikan Vokasi, Universitas Indonesia (UI), menyelenggarakan kegiatan edukatif yang menarik.
Melalui Himpunan Mahasiswa Pariwisata (HIMTA) UI 2026, mereka menggelar acara bertajuk "Art Visit I 2026" yang berlokasi di Museum Layang-Layang Indonesia, Jakarta, pada 11 April 2026 lalu.
Baca juga: Edukasi Mitigasi Bencana Kini Hadir dalam Format Video Animasi
Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengasah kompetensi mahasiswa, terutama dalam hal memandu wisata (guiding) serta menafsirkan nilai-nilai budaya kepada masyarakat luas.
Para mahasiswa diajak untuk terjun langsung ke lapangan, menggabungkan teori yang mereka dapatkan di bangku kuliah dengan praktik nyata di industri pariwisata.
Rangkaian acara dimulai dengan perjalanan bersama menuju lokasi museum. Di sana, para mahasiswa disuguhi pemutaran video yang memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia, diikuti dengan tur mengelilingi museum.
Dalam tur tersebut, mereka dapat melihat langsung beragam koleksi layang-layang yang berasal dari berbagai daerah di tanah air hingga mancanegara.
Melalui observasi, mereka belajar bagaimana cara menceritakan sejarah dan makna di balik sebuah karya seni agar terdengar menarik bagi wisatawan.
Selain pengetahuan teknis, kegiatan juga bertujuan untuk membangun kepercayaan diri dan kemampuan komunikasi mahasiswa, di mana hal ini merupakan modal penting dalam industri jasa pariwisata.
Baca juga: Mau Kuliah ke Jepang? Ini Daftar 5 Universitas Terbaiknya, Banyak Diburu Mahasiswa Internasional
Tidak hanya melihat-lihat, para mahasiswa juga mengikuti lokakarya atau workshop kreatif. Mereka belajar cara membuat dan mewarnai layang-layang sendiri.
Sesi ini adalah kesempatan untuk merangsang kreativitas sekaligus memahami lebih jauh nilai-nilai lokal yang terkandung dalam pembuatan layang-layang.
Sebagai penutup yang berkesan, mereka mencoba menerbangkan layang-layang hasil karya masing-masing.
Rezky Rainsywal, salah satu mahasiswa yang ikut serta, merasa sangat terkesan dengan pengalaman yang didapatkannya.
“Melalui kegiatan ini semoga kami bisa mendapatkan pengalaman baru, khususnya dalam meningkatkan kompetensi guiding sebagai mahasiswa yang akan terjun di industri pariwisata ke depannya,” tuturnya.
Ketua Program Studi Manajemen Bisnis Pariwisata, Anisatul Auliya, S.ST.Par., M.Par., memberikan apresiasi terhadap model pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) seperti ini.
Baca juga: IPB University Bagikan 5.400 Bingkisan Lebaran untuk Pegawai, Wujud Apresiasi dan Kebersamaan Kampus
“Tentunya, kegiatan ini sangat relevan dalam membentuk calon praktisi pariwisata yang komunikatif, adaptif, dan memiliki sensitivitas budaya yang tinggi,” tuturnya.
Melalui inisiatif tersebut, Vokasi UI membuktikan bahwa belajar pariwisata bisa dilakukan dengan cara yang seru dan penuh makna, serta memberikan dampak positif bagi pelestarian budaya bangsa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Vokasi.ui.ac.id