Rabu, 06 MEI 2026 • 12:51 WIB

Mahasiswa Ilmu Sejarah UNAND Unjuk Kreativitas Lewat Bazar Kewirausahaan, Asah Jiwa Bisnis Sejak Dini

Author

Bazar kewirausahaan prodi ilmu sejarah (unand.ac.id)

INDOZONE.ID - Program Studi Ilmu Sejarah Universitas Andalas (UNAND) menggelar kegiatan bertajuk Bazar Kewirausahaan sejak 4 hingga 8 Mei 2026.

Agenda tersebut merupakan implementasi langsung dari mata kuliah kewirausahaan yang diikuti oleh para mahasiswa. 

Baca juga: Unik! Mahasiswa IPB Ciptakan WoPang, Pangsit Tinggi Protein dari Daging Kelinci

Kegiatan yang berlangsung selama lima hari ini bertujuan utama untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam mengelola sebuah unit bisnis.

Dengan terjun langsung ke lapangan, mahasiswa diharapkan mampu memahami dinamika pasar serta cara mengelola usaha dengan baik.

Acara tersebut mendapat sambutan dan apresiasi tinggi dari Dekan Fakultas Ilmu Budaya, Prof. Dr. Ike Revita. Dalam sambutannya saat membuka acara, beliau memuji inovasi yang konsisten dilakukan oleh Departemen Ilmu Sejarah.

"Departemen Ilmu Sejarah ini selalu hadir dengan gebrakan luar biasa, ini merupakan bazar pertama mahasiswa yang dibuka langsung oleh dekan," ungkapnya.

Lebih lanjut, Prof. Ike menekankan pentingnya pengembangan potensi diri mahasiswa di luar pencapaian akademik.

Baca juga: Bazar Urban Iftar 2026 Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas Lewat Workshop dan Digital Marketing

Menurutnya, bazar ini adalah bukti nyata bahwa mahasiswa Ilmu Sejarah tidak hanya unggul dalam riset dan kajian masa lalu, tapi juga adaptif serta kreatif dalam menghadapi perkembangan ekonomi kreatif masa kini.

Kemeriahan bazar didukung oleh berdirinya 14 stand mahasiswa yang menawarkan aneka produk hasil kreativitas mandiri.

Para pengunjung dapat menemukan berbagai pilihan kuliner, mulai dari makanan ringan hingga minuman segar, serta bermacam-macam barang kerajinan tangan yang unik.

Kelancaran acara yang diselenggarakan juga tidak lepas dari dukungan enam mitra sponsor yang menjalin kolaborasi dengan panitia.

Hal menarik lainnya adalah kehadiran layanan tambahan bagi pengunjung, seperti jasa servis sepeda motor yang disediakan oleh Hayati.

Selain urusan bisnis, sisi kemanusiaan pun tetap diperhatikan dengan adanya kerja sama bersama Palang Merah Indonesia (PMI) untuk menyediakan layanan donor darah di lokasi bazar.

Baca juga: Unpad Gandeng Universiti Malaysia Sabah, Perkuat Kolaborasi Global Lewat Inovasi Akuaponik

Melalui pengalaman Bazar Kewirausahaan, para mahasiswa Ilmu Sejarah diharapkan mempunyai kesiapan mental dan keterampilan yang lebih matang saat memasuki dunia kerja.

Bekal kewirausahaan yang telah diasah sejak masa perkuliahan dapat menjadi modal berharga bagi mereka untuk terus berinovasi dan mandiri secara ekonomi di masa depan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Unand.ac.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU