Selasa, 12 MEI 2026 • 10:57 WIB

Mahasiswi USU Raih Medali Perunggu Nasional Lewat Inovasi “Jalur Nyata” untuk Lulusan SMA

Author

Selvyana Angel Br. Hombing (usu.ac.id)

INDOZONE.ID – Selvyana Angel Br. Hombing, Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU), program studi Sastra Inggris, sukses meraih prestasi di tingkat nasional dan membawa pulang medali perunggu (Bronze Medal).

Penghargaan tersebut didapatkan dalam ajang Pekan Essay Nasional (PENA) 2 yang diselenggarakan pada 2 hingga 3 Mei 2026 di Bali. 

Baca juga: Perjalanan Deni Menuju UGM, dari Anak Buruh Tani hingga Raih Ratusan Prestasi dan Jadi Mahasiswa Berprestasi

Kompetisi bergengsi yang diselanggarakan merupakan hasil kerja sama dengan Universitas Dhyana Pura (UNDHIRA).

Dengan tema "Inovasi dan Aksi Nyata Generasi Muda dalam Membangun Indonesia Emas 2045", ajang ini menantang para peserta untuk memberikan solusi kreatif di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, pertanian, lingkungan, hingga ketahanan pangan.

Persaingan lomba tergolong sangat ketat, di mana terdapat 1.195 peserta yang tergabung dalam 378 tim dari berbagai wilayah di seluruh Indonesia.

Pada kompetisi tersebut, Selvyana memfokuskan karyanya di subtema pendidikan. Ia memperkenalkan sebuah gagasan inovatif bernama "Jalur Nyata".

Program ini sengaja dirancang sebagai wadah pendampingan khusus bagi para lulusan SMA untuk membantu mereka menentukan arah masa depan lebih mantap.

Baca juga: Syarat Masuk SMA Taruna Nusantara 2026, Ini Ketentuan Lengkapnya

Melalui inovasinya, Selvyana menawarkan sistem yang menggabungkan elemen edukasi, bimbingan (mentoring), serta pengalaman praktis secara langsung.

Dengan begitu, para siswa tidak hanya sekadar menerima informasi, tetapi juga mendapatkan arahan yang jelas agar tidak salah langkah setelah lulus sekolah.

“Saya mengangkat topik ini karena saya melihat masih banyak lulusan SMA yang mengalami kebingungan setelah lulus, baik dalam memilih pendidikan lanjutan maupun memasuki dunia kerja,” tuturnya.

Dalam esainya, ia memaparkan secara mendalam mengenai latar belakang masalah yang ada, tujuan program, hingga potensi dampak positif yang bisa dirasakan oleh masyarakat dan dunia pendidikan.

Bagi Selvyana, mengikuti lomba esai bukan hanya soal mengejar juara, melainkan juga kesempatan untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan mengasah keterampilan menulis yang ia pelajari di jurusan Sastra Inggris. 

Baca juga: FK UNDIP Gandeng Tianjin Medical University, Dorong Pendidikan Kedokteran Berbasis AI

“Saya memilih lomba esai karena sesuai dengan kemampuan yang sering kami pelajari di jurusan Sastra Inggris, khususnya dalam bidang menulis,” tegasnya.

Ia merasa bahwa menuangkan ide secara tertulis dan menyampaikannya secara menarik adalah cara yang efektif untuk menyebarkan gagasan bermanfaat.

Prestasi tersebut membuktikan bahwa kreativitas dan kepedulian mahasiswa terhadap isu sosial dapat menghasilkan solusi nyata bagi kemajuan bangsa.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Usu.ac.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU