Selasa, 26 MEI 2026 • 13:20 WIB

Mahasiswa UMS Raih Juara Nasional Berkat Inovasi Rumah 2 Lantai yang Hemat Biaya

Author

Wahyu Habi Bullah (ums.ac.id)

INDOZONE.ID - Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menorehkan prestasi di tingkat nasional.

Dalam ajang bergengsi National Tender Competition yang diselenggarakan di Politeknik Negeri Semarang, delegasi UMS berhasil membawa pulang gelar Juara Harapan 1. 

Baca juga: Bahas AI dengan Cara Santai, Dua Mahasiswa Unila Raih Juara Podcast Internasional Berbahasa Prancis

Kompetisi ini menantang para peserta untuk menyusun perencanaan proyek pembangunan yang tidak hanya efektif secara teknis, tetapi juga efisien dalam penggunaan dana operasional.

Dua mahasiswa dari Program Studi Teknik Sipil UMS, Wahyu Habi Bullah dan Mutiara Dwi Ratna, mengusulkan rancangan pembangunan rumah tinggal dua lantai.

Wahyu menjelaskan bahwa keberhasilan timnya terletak pada tiga pilar inovasi yang mereka tawarkan, yaitu pembaruan material, integrasi teknologi digital, serta efisiensi metode pengerjaan.

Pada aspek material, tim UMS memperkenalkan penggunaan bekisting phenolic film dan stick on wall.

“Karena bekisting phenolic film memiliki nilai multiplek dengan durabilitas yang sangat tinggi, sehingga pemakaiannya bisa lebih awet dan efisien,” terang Wahyu.

Selain itu, inovasi stick on wall hadir sebagai solusi pengganti plesteran dinding yang lebih praktis.

Baca juga: Mahasiswi UNAIR Ciptakan SAPI TEDUH, Teknologi Cerdas Penambah Produksi Susu Sapi

Material tersebut memiliki bobot yang ringan sehingga mengurangi beban struktur bangunan, serta proses pemasangannya yang cepat membantu efisiensi tenaga kerja dan waktu penyelesaian proyek.

Tak hanya unggul dalam pemilihan bahan, tim juga memanfaatkan teknologi modern berupa Building Information Modeling (BIM).

Dengan menggunakan perangkat lunak auto draft, mereka mampu memvisualisasikan bangunan secara digital sekaligus melakukan perhitungan volume bahan dengan tingkat akurasi yang tinggi.

Sistem ini memungkinkan pengembang untuk mendeteksi potensi kesalahan atau benturan desain sejak awal, sehingga anggaran biaya dapat disusun secara presisi sesuai kebutuhan di lapangan.

Keunggulan rancangan tidak didapatkan secara instan. Wahyu mengungkapkan bahwa timnya melakukan riset mendalam.

“Kami survei pasar dan bandingkan spesifikasi antarmaterial, menganalisis performa material berdasarkan kualitasnya, sehingga kami dapat mengoptimalkan pembangunan yang berkualitas dengan biaya yang efisien,” jelas Wahyu. 

Baca juga: USU Perluas Jejaring Internasional, Gandeng Kyoto University untuk Riset Lintas Disiplin

Selain itu, mereka juga menerapkan metode manajemen kerja berbasis target harian yang ketat. Strategi ini dirancang untuk menjaga produktivitas pekerja agar tetap stabil mulai dari tahap perencanaan hingga proses finishing proyek.

Pencapaian yang diraih membuktikan bahwa mahasiswa Teknik Sipil UMS mampu menghadirkan solusi inovatif yang relevan dengan tantangan dunia konstruksi masa kini, di mana ketepatan biaya dan efisiensi waktu menjadi kunci utama kesuksesan sebuah proyek pembangunan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Ums.ac.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU