Selasa, 26 MEI 2026 • 16:20 WIB

Mahasiswa UNY Berdayakan Anak Panti Lewat Pelatihan Kreatif, Bekali Keterampilan untuk Hidup Mandiri

Author

Mahasiswa UNY Kembangkan Keterampilan Anak Panti Asuhan Bina Siwi, Bantul (uny.ac.id)

INDOZONE.ID - Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat melalui Program Pembelajaran Luar Kampus (PLK).

Tim mahasiswa yang tergabung dalam kelompok @samskarapelita.mengabdi, terjun langsung ke Panti Asuhan Bina Siwi yang berlokasi di Bantul untuk melaksanakan program pemberdayaan berkelanjutan. 

Baca juga: Hadirkan Mobil Mini Berbasis Reaksi Kimia, Mahasiswa UGM Bawa Pulang 3 Gelar Nasional Sekaligus

Kegiatan yang berlangsung sejak akhir Februari hingga Mei 2026 adalah upaya strategis untuk membekali anak-anak panti dengan berbagai keterampilan agar mereka bisa lebih mandiri di masa depan.

Tim ini dipimpin oleh Virnanda Septiana Putri dari program studi Pendidikan IPS, dengan dukungan 10 anggota dari berbagai latar belakang ilmu seperti Tata Busana, Pendidikan Luar Biasa, hingga Teknologi Informasi di UNY.

Kolaborasi lintas disiplin ini memungkinkan anak-anak di panti mendapatkan materi pelatihan yang sangat beragam dan komprehensif.

Ketua tim, Virnanda, mengungkapkan bahwa fokus utama mereka adalah memberikan bekal berupa ilmu baru yang praktis.

“Hadirnya tim kami di sini menambah ilmu baru kepada mereka dengan mengajarkan keterampilan lain lewat pelatihan fotografi, desain logo, hingga membuat kreasi dari botol,” papar Virnanda.

Beberapa pelatihan spesifik yang diberikan antara lain teknik pewarnaan shibori untuk membuat tas kecil (pouch), meronce, melukis tas kain (tote bag), hingga seni mozaik.

Tidak hanya itu, mereka juga diajak berkreasi melalui pembuatan bingkai foto dan hiasan dari botol plastik, serta belajar mengolah hasil alam menjadi minuman sehat dari bunga telang. 

Teknik pewarnaan shibori (uny.ac.id)

Baca juga: 5 Alasan Jurusan Pendidikan Teknik Kriya Cocok untuk Pecinta Seni dan Budaya

Dampak positif dari program yang diselenggarakan sangat bermanfaat bagi 40 anak berkebutuhan khusus yang tinggal di Panti Asuhan Bina Siwi.

Sebelum kehadiran para mahasiswa UNY, anak-anak tersebut biasanya hanya membuat produk sederhana seperti keset atau dompet.

Namun, melalui pendampingan yang lebih intensif, kini mereka mampu menciptakan produk-produk lebih bervariasi dengan nilai jual yang lebih tinggi di pasaran.

Pengenalan tentang pentingnya desain logo juga diberikan agar anak-anak memahami cara membangun identitas produk guna menunjang pemasaran karya mereka nantinya.

Selain aspek keterampilan kreatif, program juga menyentuh tentang kepedulian lingkungan dan kemandirian pangan.

Mahasiswa bersama anak-anak panti membangun sistem lubang biopori dan menanam Tanaman Obat Keluarga (TOGA) serta berbagai jenis sayuran di lahan panti yang terbatas.

Langkah tersebut diharapkan dapat menjadi sumber pangan mandiri yang hasilnya bisa dikonsumsi maupun dijual untuk menambah pendapatan operasional panti.

Baca juga: 10 Jurusan di UNPAD yang Sepi Peminat, Peluang Lolos Lebih Besar Lewat Jalur Mandiri!

Meskipun menghadapi tantangan karena keterbatasan yang dimiliki, anak-anak panti menunjukkan semangat dan antusiasme yang luar biasa dalam belajar hal-hal baru.

Kepercayaan diri mereka meningkat drastis seiring dengan kemampuan baru yang mereka kuasai.

“Harapan kami, keterampilan yang sudah diberikan dapat terus dikembangkan dan menjadi bekal bagi anak-anak untuk hidup lebih mandiri,” ungkap Virnanda.

Inisiatif melalui PLK UNY menjadi bukti nyata bahwa pendidikan tinggi mampu memberikan solusi konkret dan perubahan positif yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Uny.ac.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU