Jumat, 05 JUNI 2026 • 15:00 WIB

Mahasiswi IPB Ciptakan Pooniey, Biskuit Sayur Lezat untuk Lawan Kebiasaan Malas Makan Sayur

Author

Pooniey, biskuit kering yang dibuat dari sayur-sayuran karya mahasiswa IPB (ipb.ac.id)

INDOZONE.ID - Sebanyak tiga mahasiswi dari Departemen Agribisnis IPB University menciptakan inovasi dalam dunia kuliner bernama Pooniey.

Produk ini merupakan biskuit kering sehat yang menggabungkan cita rasa camilan kekinian dengan manfaat nutrisi dari sayur-sayuran segar, seperti wortel dan bayam. 

Baca juga: Belajar Sambil Berpetualang, Anak Berkebutuhan Khusus Jelajahi Alam di Kampus IPB

Kehadiran Pooniey menjadi pilihan tepat bagi masyarakat yang ingin ngemil namun tetap mendapatkan asupan vitamin bagi tubuh.

Ide pembuatan Pooniey bermula dari keprihatinan Karimah Asma, selaku CEO Pooniey, terhadap rendahnya tingkat konsumsi sayur di Indonesia.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), rata-rata masyarakat Indonesia hanya mengonsumsi sekitar 115 gram sayuran setiap harinya.

Angka tersebut sangat jauh dari rekomendasi kesehatan World Health Organization (WHO) yang menyarankan konsumsi sayur minimal 400 gram per hari untuk individu berusia di atas 10 tahun.

Karimah menjelaskan bahwa salah satu hambatan utama orang malas makan sayur adalah masalah selera.

“Dari situ kami menangkap adanya gap yang cukup besar antara konsumsi aktual dan konsumsi yang diharapkan. Alasannya beragam. Anak-anak dan remaja menganggap sayuran itu kurang enak dari tekstur rasanya,” paparnya. 

Baca juga: Belajar Sambil Berpetualang, Anak Berkebutuhan Khusus Jelajahi Alam di Kampus IPB

Hal ini mendorong timnya untuk mengubah sayuran ke dalam bentuk biskuit yang renyah dan gurih. Pada awalnya, biskuit ini dirancang dengan bentuk sendok unik untuk menarik minat bayi agar mereka mengonsumsinya.

Namun, setelah melalui berbagai pertimbangan terkait kandungan gula, tim akhirnya mengubah konsep produk menjadi bentuk bulat yang lebih umum dan menargetkan pasar lebih luas.

Kini, Pooniey ditujukan bagi anak-anak berusia di atas 5 tahun, para remaja, hingga orang tua yang sering menghindari sayur karena merasa rasanya pahit.

Meskipun baru beroperasi selama dua bulan, usaha yang dijalankan oleh Karimah bersama Sabrina Putri (CMO) dan Sustika Ayu (COO) telah menunjukkan perkembangan yang positif.

Sabrina mengatakan, bahwa mereka memanfaatkan kekuatan media sosial, seperti Instagram dan TikTok, serta platform e-commerce Shopee untuk menjangkau pelanggan. 

Baca juga: Kisah Htet Htet Hlaing, Mahasiswa Asal Myanmar Kuliah di USK: Dapat Banyak Pengalaman Positif

Pada momen lebaran lalu, mereka bahkan sukses menjual puluhan toples biskuit dengan respons pelanggan yang sangat memuaskan.

Saat ini, Pooniey tersedia dalam dua varian rasa favorit, yaitu cokelat yang dijual seharga Rp24.500 per toples dan keju dengan harga Rp20.500 per toples.

Proyek wirausaha tersebut juga terpilih untuk dikembangkan lebih lanjut melalui Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) di IPB University.

Tim berharap Pooniey dapat membantu meningkatkan pola hidup sehat masyarakat Indonesia, melalui cara menyenangkan dan lezat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Ipb.ac.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU