INDOZONE.ID - Jurusan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) semakin diminati calon mahasiswa seiring meningkatnya kebutuhan tenaga ahli keselamatan di berbagai sektor industri
Prospek karier lulusan K3 juga terbilang luas dan menjanjikan. Lulusannya dapat menempuh karier sebagai safety officer, HSE specialist, safety engineer, auditor K3, hingga konsultan keselamatan kerja di berbagai perusahaan.
Program studi K3 juga kini tersedia di berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Masing-masing kampus juga memiliki kurikulum yang dikemas sesuai kebutuhan industri dan perkembangan standar keselamatan kerja.
Berikut daftar universitas yang memiliki jurusan atau program studi K3 yang bisa menjadi referensi mu sebelum menentukan pilihan kuliah.
Baca juga: COATERRA, Inovasi Unik Mahasiswa UGM yang Bisa Bikin Buah dan Sayur Lebih Tahan Lama
6 Universitas yang Ada Jurusan k3
1. Universitas Indonesia (UI)
Di UI, K3 berada di bawah naungan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) dengan Program Studi S1 bernama Keselamatan dan Kesehatan Kerja.
Program ini bersifat multidisiplin dan mempelajari pengelolaan risiko di tempat kerja, mulai dari identifikasi sampai pengendalian bahaya.
Beberapa mata kuliah yang dipelajari antara lain:
- Dasar Kesehatan Masyarakat
- Biostatistik Dasar
- Epidemiologi
- Kesehatan Lingkungan
- Kesehatan Global
2. Universitas Diponegoro (UNDIP)
UNDIP juga memiliki Program Studi S1 K3 di bawah FKM.
Program studi ini merupakan pengembangan dari peminatan K3 yang sudah ada sebelumnya.
Fokus pembelajaran jurusan K3 di kampus ini meliputi manajemen risiko dan keselamatan kerja di berbagai sektor industri.
Mata kuliah yang dipelajari meliputi:
- Sistem Manajemen K3 (SMK3)
- Higiene Industri dan Ergonomi
- Rekayasa Keselamatan Kerja
- Manajemen Kebencanaan
- Psikologi Industri
Baca juga: ITB Gelar Akulturasa 2026: Sulap Kampus Ganesha Jadi Ruang Kolaborasi Riset, Kuliner, dan Budaya
3. Universitas Hasanuddin (UNHAS)
UNHAS tidak memiliki jurusan S1 K3 secara independen, tetapi menyediakan peminatan K3 ke dalam Prodi Kesehatan Masyarakat (FKM).
Peminatan ini banyak membahas keselamatan kerja di sektor industri, termasuk wilayah maritim.
Mata kuliah terkait antara lain:
- Higiene dan Toksikologi Industri
- Manajemen Risiko K3
- Pencegahan Kecelakaan Kerja
- K3 Maritim
- K3 Industri (konstruksi, migas, pertambangan)
4. Universitas Sebelas Maret (UNS)
UNS memiliki program D4 K3 yang berada di bawah Sekolah Vokasi, dengan fokus pada praktik langsung di dunia industri.
Mahasiswa K3 UNS akan dibekali keterampilan teknis seperti penilaian risiko hingga penanganan kondisi darurat.
Contoh mata kuliah:
- Dasar Keselamatan Kerja
- Kesehatan Lingkungan Kerja
- Manajemen Risiko K3
- Teknik Pencegahan Kebakaran
- Higiene Industri
Baca juga: Mantap! 2 Lulusan Siswa SMA Bekasi Lolos ke Kampus Top Dunia, Pilih Kuliah di Australia dan Kanada
5. Universitas Negeri Jakarta (UNJ)
UNJ tidak memiliki jurusan K3 secara langsung, namun memiliki program S1 Rekayasa Keselamatan Kebakaran yang masih berkaitan erat dengan bidang K3.
Program ini berfokus pada pencegahan risiko kebakaran dan keselamatan di lingkungan kerja maupun bangunan.
Mata kuliah yang dipelajari:
- Dinamika Api dan Perpindahan Panas
- Simulasi Evakuasi Kebakaran
- Manajemen Risiko
- Investigasi Kebakaran
- Ergonomi dan Kesehatan Kerja
6. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Di UIN Jakarta, K3 tersedia dalam bentuk peminatan pada Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes)
Mahasiswa di jurusan ini biasanya memilih peminatan K3 di semester atas untuk mendalami aspek keselamatan kerja lebih mendalam.
Mata kuliah yang dipelajari antara lain:
- Dasar K3
- Higiene Industri
- Sistem Manajemen K3 (SMK3)
- Investigasi Insiden
- Penyakit Akibat Kerja (PAK)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Cakrawala.ac.id