Kategori Berita
KANAL
REGIONAL
Kamis, 03 JULI 2025 • 00:00 WIB

Mahasiswa UI Ciptakan Game untuk Deteksi Dini ADHD dan Disleksia, Juara 1 di Ajang Microsoft

Mahasiswa UI Ciptakan Game untuk Deteksi Dini ADHD dan Disleksia, Juara 1 di Ajang MicrosoftJuara 1 Hackhathon AI for Accessibility 2025 Microsoft (Instagram @univ_indonesia)

INDOZONE.ID - Sekelompok mahasiswa dari Fakultas Teknik dan Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia (UI) berhasil mewujudkan sebuah mimpi yang sederhana namun berdampak besar.

Tim yang menamakan diri “The Leporidaes” ini beranggotakan Safia Amita Khoirunnisa, Phoebe Ivana, Karolina Jocelyn, Micheline Wijaya Limbergh, dan Faiz Assabil Firdaus. 

Mereka berhasil meraih Juara 1 dalam ajang Hackathon AI for Accessibility 2025, yang diselenggarakan oleh Microsoft.

Inovasi yang mereka usung adalah NeuroBuddy, sebuah game interaktif yang dirancang untuk membantu orang tua mendeteksi potensi ADHD, disleksia, dan spektrum autisme pada anak sejak dini. 

Baca juga: Makin Berwarna, UI Segera Buka Pusat Studi China

Game ini tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga menjadi alat deteksi yang ramah dan bebas stigma. 

Di balik layar, NeuroBuddy menggunakan kecerdasan buatan (AI) berbasis Microsoft Azure Cognitive Services untuk menganalisis setiap respons anak saat bermain.

Kompetisi Hackathon AI for Accessibility 2025 Microsoft merupakan ajang yang sengit. Dengan mengemban nama Microsoft, tentu para pesaing bukanlah lawan yang mudah. 

Dari 46 tim yang berpartisipasi, The Leporidaes harus berhadapan dengan lawan terberatnya, yaitu tim UINNOVATORS yang membawa solusi buku digital adaptif untuk disleksia bernama Pintaru.

Baca juga: Dua Mahasiswa UI Ini Bikin Bangga! Film Dokumenternya Menang Sony Future Filmmaker Awards di AS

Bagi The Leporidaes, kemenangan ini bukan sekadar pencapaian sesaat, melainkan sebuah simbol empati yang terwujud dalam teknologi. 

Kemenangan ini membuktikan keyakinan mereka bahwa mahasiswa tidak hanya ditakdirkan menjadi pengguna, tetapi juga bisa menjadi pencipta teknologi yang bermakna dan inklusif bagi masyarakat.

Seperti yang mereka tuliskan, "Kami tidak hanya membuat game, kami menciptakan harapan."

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Instagram/@univ_indonesia

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Mahasiswa UI Ciptakan Game untuk Deteksi Dini ADHD dan Disleksia, Juara 1 di Ajang Microsoft

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!