Ilustrasi menyusun skripsi (freepik)
INDOZONE.ID - Jadi mahasiswa akhir sering bikin bingung, baik yang lagi sibuk ngerjain skripsi atau baru mau mulai skripsian.
Empat istilah yang paling sering ketuker adalah sempro, semhas, sidang skripsi, dan kompre?
Meskipun istilah-istilah ini umum banget didengar di dunia perkuliahan, keempatnya punya makna serta tujuan yang berbeda.
Skripsi atau tugas akhir pada dasarnya adalah “produk akhir” dari perjalanan kuliahmu.
Ibarat main game, kalau mau kejar ending, kamu harus melewati rintangan terakhir alias “final boss” dunia perkuliahan.
Baca juga: Momen Seorang Mahasiswa Menangis Terharu Usai Sidang Skripsi, Netizen: Kamu Hebat Bang!
Nah, dalam penyusunan skripsi ada beberapa istilah untuk setiap tahapannya:
Sempro atau Seminar Proposal adalah tahapan di mana kamu harus menjelaskan rencana penelitian (bab 1-3) dalam bentuk presentasi.
Kamu wajib bisa menjawab kenapa memilih judul/topik tersebut dengan 3 hal penting:
Mudahnya, di tahap ini kamu sedang “minta izin” ke dosen, apakah rencana penelitianmu cukup berbobot, relevan, dan bermanfaat untuk diteliti lebih lanjut. Setelah disetujui, baru deh kamu bisa lanjut ke tahap penelitian.
Baca juga: Lulus Cumlade Tanpa Skripsi? Mahasiswa UIN Banten Ini Bisa Buktikan Lewat Publikasi Jurnal
Semhas atau Seminar Hasil dilakukan ketika kamu sudah menyelesaikan penelitian dan menemukan hasilnya.
Biasanya, yang dipresentasikan adalah bab 4 dan 5 yang berisi hasil, pembahasan, dan kesimpulan penelitian. Tujuan semhas adalah mengecek apakah hasil penelitianmu sudah sesuai dengan tujuan awal.
Baca juga: Lulus Kuliah Tanpa Skripsi? Coba Pilih Kampus Ini
Tahap ini adalah ujian akhir di mana kamu mempresentasikan keseluruhan skripsi dari bab 1-5 dan diuji langsung oleh dosen penguji.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram/@bantukuliahmuid