Ilustrasi mahasiswa manajemen (freepik)
INDOZONE.ID - Jadi fresh graduate setelah lulus sarjana biasanya visinya langsung cari pekerjaan. Tapi banyak juga yang berambisi melanjutkan pendidikan pascasarjana atau S2.
Nah, nggak sedikit yang masih bingung bedanya, sampai muncul dilema: lebih baik ambil S2 Magister Manajemen (MM) atau Master of Business Administration (MBA)?
Biar nggak salah pilih dan menyesal di kemudian hari, yuk kenali dulu perbedaan MM dan MBA serta siapa target utamanya!
Baca juga: Viral, Kisah Wisudawati UMSU Laura yang Raih Beasiswa S2 Lewat Pantun Tak Terduga
Magister Manajemen (MM) adalah program pascasarjana yang menekankan penguasaan teori dan konsep manajemen. Studi ini lebih banyak membahas penelitian serta dasar-dasar yang menjadi fondasi manajemen.
Sementara Master of Business Administration (MBA) lebih mengutamakan praktik bisnis dan keterampilan kepemimpinan. Metode belajarnya biasanya berbasis studi kasus (case-based learning).
Singkatnya, MM lebih condong ke teori dan akademik, sedangkan MBA lebih berfokus pada pengalaman dan praktik bisnis.
Baca juga: 6 Kampus Terbaik untuk Jurusan Bisnis dan Manajemen di Indonesia: Apa Saja?
Gelar MBA biasanya diperoleh dari luar negeri, tapi kini sejumlah kampus di Indonesia juga sudah menerapkan standar internasional. Jadi, walau ambil di dalam negeri, tetap bisa punya daya saing global.
Baca juga: Daftar 4 Kampus yang Ternyata Dirikan Pebisnis Ternama Indonesia
Pilihan antara MM dan MBA bukan soal mana yang lebih laku di mata perusahaan, melainkan mana yang paling sesuai dengan situasi, pengalaman, dan tujuan kariermu.
Jadi, sudah tahu mau pilih yang mana: MM yang lebih fokus ke teori dan fondasi manajemen atau MBA yang menekankan praktik bisnis dan strategi?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram/@markplusinstitute