Nasria Cheheng, gadis asal Thailand yang kuliah di Universitas Hamzanwadi (ragamlombok.net)
INDOZONE.ID - Universitas Hamzanwadi resmi membuka bab baru dalam sejarahnya dengan menyambut mahasiswi internasional pertama, Nasria Cheheng, mahasiswi asal Thailand.
Bergabung pada Kamis tanggal 11 September 2025, Nasria memantapkan langkahnya untuk menuntut ilmu di kampus yang berada di Pancor, Lombok Timur.
Baca juga: Kampus PTIQ Jakarta Utara Resmi Dicanangkan, Pramono Tekankan Pentingnya Pendidikan
Rektor Universitas Hamzanwadi, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd., menyambut Nasria dengan hangat dan bangga atas kepercayaan yang diberikan. Dukungan penuh disediakan agar Nasria merasa nyaman dan bisa beradaptasi dengan baik di lingkungan kampus dan masyarakat sekitarnya.
Nasria sendiri mengungkapkan rasa bahagianya bisa menjadi bagian dari Universitas Hamzanwadi.
Dia mengaku tertarik dengan budaya dan keindahan alam Lombok, yang mendorongnya memilih kampus ini. Aktivitas akademiknya diharapkan tidak hanya sebatas teori, tetapi juga interaksi dengan teman-teman dari berbagai daerah dan kontribusi positif bagi kampus.
Ia juga berharap memperoleh kesempatan belajar tentang kebudayaan lokal dan terlibat aktif dalam kehidupan kampus.
Ketertarikan pada Universitas Hamzanwadi gak hanya karena aspek akademik, tapi juga karena nuansa keagamaan dan budaya yang kental di Lombok.
Nasria merasa bahwa kampus ini cocok untuknya, baik dari lingkungan belajar maupun nilai-nilai yang dijunjung di sana.
Universitas Hamzanwadi menunjukkan komitmen pada pendidikan global dan diversitas. Dengan membuka jalur pendaftaran mahasiswa luar negeri, kampus menyemai cita-cita universitas yang gak hanya dikenal lokal, tapi juga secara internasional.
Kehadiran mahasiswa internasional tentu saja membawa warna baru dalam kehidupan akademik dan budaya kampus. Mulai dari pengalaman berbeda, pertukaran wawasan, dan potensi kolaborasi budaya yang memperkayakan proses belajar.
Universitas berharap bahwa ke depan, lebih banyak mahasiswa asing ikut mendaftar, belajar, dan menjalin hubungan antarbangsa melalui jalur pendidikan. Kisah Nasria jadi bukti kalau kesempatan akademik tidak terbatas oleh geografis atau latar belakang budaya.
Selain itu memilih universitas yang cocok bukan hanya soal fasilitas, tetapi juga tentang nilai-nilai dan lingkungan yang mendukung adaptasi dan pertumbuhan pribadi.
Baca juga: Kampus Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) Akan Hadir di Tulang Bawang
Juga keberanian mengambil langkah pertama ke kampus asing, ke lingkungan baru dapat membuka pintu kesempatan yang lebih luas.
Nah, gimana menurut kamu sama kisah Nasria ini?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram/@lombokparadisereels, Nasria Cheheng, Mahasiswi Asal Thailand, Lombok