Kepala Sekolah the Independent School of Jakarta (press release)
INDOZONE.ID - Salah satu sekolah internasional, the Independent School of Jakarta (ISJ), resmi menghadirkan Beasiswa Ki Hajar Dewantara.
Program ini diberikan untuk siswa-siswi Indonesia yang punya potensi luar biasa tapi memerlukan dukungan finansial, sehingga punya kesempatan buat sekolah berstandar internasional.
ISJ memiliki komitmen untuk perluas akses pendidikan berkualitas dan mengembangkan bakal lokal dengan kurikulum Inggris.
Beasiswa ini juga mencerminkan misi ISJ untuk menciptakan dampak positif dan berkelanjutan lewat pendidikan. Penerima beasiswa yang berhasil akan memperoleh pembebasan biaya sekolah hingga 100 persen selama masa studi mereka di ISJ.
Baca juga: Mahasiswa UNNES Ciptakan MATHRIA, Game Petualangan yang Ubah Pelajaran Matematika Jadi Menyenangkan
Ki Hajar Dewantara adalah salah satu pahlawan nasional di bidang pendidikan, serta sebagai pendiri sekolah Taman Siswa.
Filosofi Ki Hajar Dewantara yang terkenal yaitu “Ing ngarso sung tulodo, ing madya mangun karso, tut wuri handayani” yang artinya “Di depan memberi teladan, di tengah membangun semangat, di belakang memberi dorongan”.
Beasiswa ini diharapkan bisa dorong lahirnya pemimpin Indonesia dengan nilai-nilai dari Ki Hajar Dewantara di lingkungan pendidikan internasional.
Beasiswa ini diberikan secara terbuka buat warga negara Indonesia yang ingin belajar di sekolah taraf internasional. Jumlah penerima setiap tahunnya hanya 2 orang, dan tingkat masuknya bisa dari Year 1, 2, atau 3.
Untuk cakupan beasiswa, program ini menawarkan beasiswa hingga 100 persen, sehingga bebas biaya sekolah jika dipastikan lolos. Sementara kriterianya, dinilai berdasarkan hasil asesmen akademik serta peninjauan potensi. Beasiswa ini buka pendaftaran hingga 31 Januari 2026.
Baca juga: IKJ Jadi Kampus Seni Indonesia Pertama yang Bekerja Sama dengan Tiongkok
Potensi akademik dari para siswa tidak hanya dinilai dari prestasi sebelumnya yang didapat, tapi juga bagaimana kemampuan berpikir, bernalar, hingga belajar secara mendalam.
Untuk siswa muda seperti di Year 1 dan Year 2, ISJ menggunakan observasi berbasis permainan (play-based assessment). Metode ini biasa digunakan di berbagai sekolah terkemuka di Inggris buat prep school.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Press Release