Ilustrasi mahasiswa yang berani bertanya. (freepik.com)
INDOZONE.ID - Banyak mahasiswa yang kalau diminta dosen untuk bertanya, malah berakhir dengan keheningan. Mahasiswa memilih diam karena khawatir dianggap gak mengerti atau takut pertanyaannya dinilai gak penting.
Padahal, kemampuan bertanya justru menjadi indikator kalau seorang mahasiswa aktif memproses informasi dan memahami materi.
Baca juga: Anti Canggung! 5 Tips Cara Ngobrol dengan Siapa pun di Kampus biar Tetap Nyambung
Bertanya dengan cara yang tepat dapat memperlihatkan kemampuan analisis, perhatian terhadap penjelasan, serta keseriusan dalam mengikuti perkuliahan.
Agar pertanyaan terdengar terarah dan berbobot, ada tiga langkah sederhana yang dapat diterapkan dalam sesi tanya jawab.
Sebelum mengajukan pertanyaan, rangkum inti penjelasan dosen atau kelompok presentasi. Contohnya: “Sesuai penjelasan kelompok tiga mengenai pentingnya literasi digital…”
Langkah ini menunjukkan kalau materi telah dipahami dan pertanyaan diajukan berdasarkan konteks, bukan sekadar formalitas.
Struktur ini membantu membentuk pertanyaan yang sopan, analitis, dan fokus. Misalnya “Bagaimana upaya sekolah dalam meningkatkan literasi digital siswa?”
Pertanyaan yang menggunakan pola ini terlihat lebih matang dan mudah dipahami dosen maupun peserta kelas lainnya.
Relevansi menjadi nilai tambah saat pertanyaan disambungkan dengan fenomena aktual. Contoh: “…terutama setelah meningkatnya penyebaran hoaks di media sosial akhir-akhir ini.” Jadi dengan menambahkan konteks aktual, pertanyaan menjadi lebih kuat dan mencerminkan kemampuan berpikir kritis.
Mengombinasikan ketiga langkah tersebut dapat menghasilkan pertanyaan yang lengkap, relevan, dan menarik perhatian. Contohnya:
“Sesuai penjelasan kelompok tiga tentang pentingnya literasi digital, bagaimana upaya sekolah dalam meningkatkan literasi digital siswa, terutama setelah maraknya penyebaran hoaks di kalangan pelajar akhir-akhir ini?”
Pertanyaan seperti ini menunjukkan kalau mahasiswa memahami materi, mampu menganalisis konteks, bisa menghubungkan teori dengan realitas, dan berpikir kritis pada isu-isu aktual.
Baca juga: 7 Alasan Kenapa Mahasiswa Sering Kehilangan Arah dan Tips untuk Menemukannya lagi!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram/@goalsacademy_id