Ilustrasi mahasiswa kedoteran. (freepik.com)
IDNOZONE.ID - Dokter adalah salah satu cita-cita paling populer, tapi di balik profesi yang terlihat prestisius itu, ada proses pendidikan yang panjang, penuh ujian, dan membutuhkan komitmen serius.
Banyak yang penasaran kenapa dokter butuh waktu bertahun-tahun untuk bisa mengambil sumpah dokter, padahal di profesi lain ada jalur cepat yang hanya butuh beberapa bulan pelatihan. Ini dia lima alasan utama kenapa pendidikan dokter gak bisa dipercepat.
Baca juga: 10 PTN dengan Jurusan Kedokteran Terbaik Versi EduRank 2025
Ilmu kedokteran mencakup anatomi, fisiologi, biokimia, patologi, farmakologi, mikrobiologi, hingga blok penyakit dan skill klinis.
Semua materi wajib dipahami secara komprehensif karena satu kesalahan kecil bisa berdampak besar pada keselamatan pasien. Kedalaman dan keluasan ilmu inilah yang membuat masa studi dokter gak mungkin dipadatkan hanya dalam beberapa bulan.
Setelah fase teori, mahasiswa kedokteran wajib menjalani masa koas selama dua tahun di rumah sakit. Di fase ini, mereka harus:
Fase koas inilah yang menjadi “sekolah sebenarnya,” tempat calon dokter belajar menangani pasien langsung dan memahami ritme kerja di fasilitas kesehatan.
Dokter dilatih untuk memecahkan masalah sehari-hari dalam bentuk kasus. Pertanyaan yang harus dijawab gak lagi sekadar teori, tapi situasi nyata seperti:
Analisis klinis gak bisa dilatih hanya lewat buku harus dibentuk dari pengalaman menghadapi pasien sesungguhnya.
Pendidikan kedokteran penuh dengan evaluasi kompetensi dan itu mencakup:
Semua ujian ini menentukan kelayakan lulusan sebelum akhirnya diizinkan sumpah dokter.
Profesi dokter bukan pekerjaan biasa. Lulusan kedokteran memegang tanggung jawab besar pada keselamatan manusia. Karena itu, setiap calon dokter wajib memiliki kompetensi yang benar-benar teruji, baik dari sisi pengetahuan maupun keterampilan.
Baca juga: Jurusan Kedokteran Selalu Mahal? Ini 5 Alasan di Balik Biaya Kuliah yang Fantastis
Dengan proses belajar yang intens, praktik langsung, dan tanggung jawab besar, pendidikan kedokteran memang harus ditempuh secara bertahap dan gak bisa diburu-buru.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram/@masukkampus_fk