Kategori Berita
KANAL
REGIONAL
Senin, 22 DESEMBER 2025 • 15:20 WIB

Mahasiswa ITB Kembangkan BioKertas Ramah Lingkungan, Berbahan Ampas Tebu dan Sabut Kelapa

Mahasiswa ITB Kembangkan BioKertas Ramah Lingkungan, Berbahan Ampas Tebu dan Sabut KelapaBioKertas inovasi mahasiswa ITB (itb.ac.id)

INDOZONE.ID - Mahasiswa Program Studi Teknik Bioenergi dan Kemurgi Institut Teknologi Bandung (ITB) sukses mengembangkan inovasi “BioKertas”.

Inovasi ini berasal dari limbah ampas tebu dan sabut kelapa, yang diproses jadi lembaran kertas multifungsi. Limbah ini memang sering tidak dipakai, sebab itulah diproses hingga memiliki nilai ekonomis.

BioKertas ini berbeda dengan kertas daur ulang lainnya, terutama dari bahan baku utama, tekstur, dan nilai ekonomisnya.

"Inovasi BioKertas ini adalah pembuatannya berbahan dasar dari penggabungan dua limbah organik yaitu ampas tebu dan sabut kelapa yang masih banyak tidak terpakai," jelas salah satu mahasiswa Muhammad Labib Widianto, dikutip Senin (22/12/2025).

Baca juga: Mahasiswa KKNM UNY Edukasi Warga Kedon Cara Merawat Busana Reog Wayang Sebagai Pelestarian Budaya

Proses Pembuatan BioKertas

Proses pembuatannya melalui beberapa tahapan. Pertama, ampas tebu dan sabut kelapa dikeringkan di bawah sinar matahari. Tujuannya untuk mengurangi kadar air, lalu dipotong-potong jadi kecil. 

Selanjutnya, bahan tersebut direbus selama 30 menit dan ditambahkan larutan NaOH 3% dan Alkohol 70%, lalu direbus lagi sampai mendidih. Setelah itu, tiriskan bahan dan haluskan hingga jadi bubur kerja (pulp).

Sebelum dicetak jadi lembaran kertas, pulp ini dicampur larutan pengental dari tapioka dan kaolin. Inovasi BioKertas ini punya keunggulan seperti bisa digunakan sebagai bahan tulis normal dengan pulpen.

Bukan cuma sebagai bahan tulis, BioKertas juga memiliki potensi untuk dikembangkan jadi kemasan makanan ramah lingkungan. Karya ini dipamerkan dalam pameran berjudul "ALICE: Abyanara's Legendary Imagination, Creativity, and Enchantment".

Baca juga: Lebih dari Sekadar Gelar! Ini Dia 7 Keuntungan Menempuh Pendidikan S2 Setelah Lulus S1

Tantangan dalam Proses Pembuatan

Selama proses pembuatan, Labib mengaku ada beberapa tantangan, khususnya saat proses pemasakan yang dimana volume air harus presis. Selain itu, proses pengeringan juga masih bergantung pada cuaca, karena memerlukan sinar matahari.

Walaupun memiliki potensi secara nilai jual dan target pasar, proyek ini masih harus perlu pengujian lebih lanjut.

"Belum dilakukan uji tarik dan tahan terhadap BioKertas. Untuk kemasan pangan juga harus dikembangakan lebih lanjut agar bahannya aman," ucap Labib.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Itb.ac.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Mahasiswa ITB Kembangkan BioKertas Ramah Lingkungan, Berbahan Ampas Tebu dan Sabut Kelapa

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!