Tenun Jombang dipadukan dengan lidi bambu (petra.ac.id)
INDOZONE.ID - Tim dosen Desain Interior Petra Christian University (PCU) Surabaya dengan POKMAS Tenun Wastra Sejahtera membuat inovasi untuk kain tenun tradisional dari Dusun Penggaron, Jombang.
Selama ini, kain tenun tradisional dari Dusun Penggaron identik dengan produk fesyen seperti sarung.
Melalui sebuah terobosan inovatif, para pengrajin kini memadukan tenun dengan lidi bambu. Perpaduan itu menjadi produk interior bernilai jual tinggi, seperti tirai jendela (window blind) dan karya seni kontemporer lainnya.
Kelompok penenun memiliki latar belakang yang luar biasa. Diketahui, mayoritas anggotanya adalah orang tua tunggal (single parent) yang mulai bergerak bersama sejak masa pandemi 2019.
Melalui metode Co-Design, para akademisi dan pengrajin bekerja sama untuk menciptakan produk unik dengan motif seni yang segar dan berbeda dari biasanya.
“Hal ini dilakukan agar tercipta satu produk yang diluar kebiasaan atau baru. Misalnya jika dulu produknya hanya fashion saja, maka kali ini berupa tirai tenun (produk interior) dengan motif seni kontemporer sehingga memberikan produk yang variatif,” kata Sherly de Yong, selaku ketua tim peneliti, Selasa (30/12/2025).
Produk, seperti tirai jendela, dibandrol mulai dari Rp150.000,00. Keunggulannya, produk ini dapat menyesuaikan dengan selera pribadi pembeli, yang bisa dipesan secara khusus (custom).
Namun, pengerjaannya tidak bisa dilakukan secara cepat karena proses pembuatannya membutuhkan kesabaran ekstra.
Sherly memaparkan bahwa dibutuhkan kejelian dan kesabaran penenun untuk menghasilkan produk yang bagus dan sesuai.
“Karena bambu yang digunakan harus halus dan kaku agar mempermudah proses memasukan kedalam tenunan,” tambahnya.
Baca juga: Tembus Medan Sulit, Tim Unesa Gunakan Metode Jemput Bola untuk Obati Warga Terdampak Banjir
Proyek yang didanai melalui Program Inovasi Seni Nusantara (PISN) 2025, telah berjalan sejak September, mencakup pelatihan desain, pemasaran digital, hingga teknik produksi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Petra.ac.id