Dr. Nur Subekti, M.Or. (news.ums.ac.id)
INDOZONE.ID - Tidak hanya menyelami dunia akademik, salah seorang dosen Program Studi Pendidikan Jasmani Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Nur Subekti, juga menaruh harapan besarnya di dunia pencak silat
Mantan atlet pencak silat ini mengambil peran sebagai tenaga pengajar di UMS dan juga sebagai pelatih. Subekti sendiri memulai karier pencak silatnya sebagai atlet pertama kali di tahun 1999-2000 saat masih berada di bangku SMP.
Mulai dari situ, ia rutin menyabet sederet prestasi dari tingkat provinsi sampai nasional. Di beberapa kesempatan, ia juga sering mewakili Provinsi Jawa Tengah di sejumlah ajang ternama.
Baca juga: Beasiswa S1 UNHAN 2026: Jadwal, Syarat, dan Jurusan Lengkap
Tidak hanya itu, ia juga turut mengambil peran aktif di Lembaga Pengembangan Olahraga (LPO) Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
“Di level pelajar saya pernah juara provinsi, lalu di mahasiswa juara nasional, bahkan di level umum juga pernah. Puncaknya saya sempat dipanggil seleksi nasional dan pelatnas,” jelas Nur Subekti.
Dulu, saat masih tinggal di asrama sebagai seorang atlet, ia tetap mengedepankan pendidikannya. Pada 2011, ia lulus dari jurusan Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan.
“Saya selalu menanamkan pada diri saya, mau jadi atlet sejauh apapun, pendidikan harus selesai,” ujarnya.
Baca juga: Gagal Terima Email Aktivasi SNPMB? Simak Penyebab dan Solusi Praktisnya!
Demi melanjutkan studi S2, ia rela pensiun sebagai atlet aktif pada tahun 2012 lalu. Pada tahun 2012, Subekti rela pensiun sebagai atlet aktif demi melanjutkan studi ke jenjang S2 dan fokus mengembangkan karier di ranah akademik.
Setelah lulus S2, ia juga mulai coba menitih karier sebagai pelatih. Berkat pengalaman praktik yang cemerlang sebagai atlet dan teori mumpuni yang ia dapatkan sebagai mahasiswa PJOK, metode pelatihan yang ia implementasikan ke atletnya sukses bertumbuh pesat.
"Sejak 2012 saya sudah memegang tim Jawa Tengah, dan sekarang dipercaya menjadi pelatih tim PON,” tuturnya.
Baca juga: Mahasiswa ULM Ajak Warga Terapkan Pertanian Organik yang Cocok dengan Wilayah Perkotaan
Titik balik kehidupan Subekti dimulai saat ia dipercaya untuk mempelopori berdirinya Program Studi Pendidikan Jasmani di UMS. Ia dinilai memiliki bekal mumpuni sebagai praktisi dan akademisi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: News.ums.ac.id