Kategori Berita
KANAL
REGIONAL
Rabu, 04 FEBRUARI 2026 • 20:00 WIB

Mahasiswa UGM Tawarkan Solusi Baru Pengelolaan Sampah Lewat Insinerator Ramah Lingkungan

Mahasiswa UGM Tawarkan Solusi Baru Pengelolaan Sampah Lewat Insinerator Ramah LingkunganMahasiswa KKN UGM memperkenalkan teknologi pembakar sampah minim polusi (ugm.ac.id)

INDOZONE.ID - Tim mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) asal Universitas Gadjah Mada (UGM) yang tergabung dalam unit Gumilang Gunem, memperkenalkan gebrakan baru, yakni sebuah insinerator minim polusi di Desa Panohan, Kecamatan Gunem, Rembang, Jawa Tengah.

Dengan memanfaatkan bata ringan, semen, pasir, dan besi, kegiatan sosialisasi yang digerakkan oleh tim KKN tersebut, bertujuan mengedukasi warga setempat perihal pentingnya menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat.

Sosialisasi dan demo penggunaan insinerator oleh mahasiswa UGM bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada perangkat desa mengenai fungsi, cara kerja, dan manfaat insinerator dalam pengelolaan sampah, yang kemudian akan disosialisaikan ke masyarakat luas di desa,” ujar salah satu anggota, Hafiz Dika Maulana.

Dengan penjelasan yang detail, anggota tim yang terdiri dari Muhammad Yassir Faruq Arzamy, Hafiz Dika Maulana, dan Kemal Firdaus Ahmad tersebut memulai agenda dengan mendemonstrasikan penggunaan insinerator di hadapan para warga.

Baca juga: Bantu Anak Berkebutuhan Khusus, Mahasiswa UIN Suska Riau Hadirkan Permainan Edukatif "Mono-Skilltopia"

Insinerator ini berfungsi untuk membakar sampah secara lebih sempurna, sehingga volume sampah berkurang secara signifikan dan polusi dari sisa pembakaran dapat diminimalkan, yang pada akhirnya mendukung kebersihan serta kesehatan lingkungan desa,” tambah Hafiz.

Mahasiswa UGM Tawarkan Solusi Baru Pengelolaan Sampah Lewat Insinerator Ramah LingkunganTim KKN serta jajaran petinggi Desa Panohan (ugm.ac.id)

Kegiatan sosialisasi turut dihadiri oleh Kepala Desa Panohan, Amir Fuad. Menurutnya, kehadiran insinerator bebas polusi ini dinilai menjadi sebuah gebrakan baru yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar dalam pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungkan.

Kami menyambut baik adik-adik KKN UGM mengenalkan dan langsung mempraktikkan insinerator, pembakar sampah minim asap ini. Terima kasih karena alat ini bermanfaat memberikan alternatif pemakaran sampah yang lebih aman, dengan asap yang terkendali. Sehingga tidak mengganggu pernafasan orang-orang sekitarnya,” ujarnya.

Selain memperkenalkan inovasi untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat, tim KKN ini juga melaksanakan agenda Festival Sains di SD Negeri Demaan. Kegiatan tersebut bertujuan mendorong siswa agar lebih aktif mempraktikkan ilmu sains yang telah dipelajari di kelas. Salah satu aktivitas yang dilakukan adalah memanfaatkan reaksi kimia untuk mensimulasikan letusan gunung berapi.

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan, Dr. Sailal Arimi, M.Hum, memberikan apresiasi yang besar bagi tim dengan menghadirkan dua program unggulan tersebut. Menurutnya, ilmu yang didapatkan mahasiswa di kelas dapat terealisasikan dengan optimal dan bermanfaat bagi warga Demaan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Ugm.ac.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Mahasiswa UGM Tawarkan Solusi Baru Pengelolaan Sampah Lewat Insinerator Ramah Lingkungan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!