Ilustrasi calon mahasiswa berlatih soal UTBK (Freepik)
INDOZONE.ID - Materi UTBK Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 kini lebih menitikberatkan pada kemampuan kognitif dan daya nalar calon mahasiswa, bukan lagi sekadar menguji hafalan materi pelajaran tertentu.
Tes ini dirancang untuk melihat kesiapan dasar seseorang dalam menempuh pendidikan tinggi tanpa membedakan latar belakang jurusan Saintek atau Soshum.
Baca juga: 6 Langkah Mudah Atasi Cemas Hadapi UTBK SNBT agar Tetap Tenang
Terdapat tiga pilar utama yang akan diujikan dalam seleksi tahun 2026, yaitu:
Merupakan bagian inti yang mengukur logika berpikir peserta. Cakupannya meliputi beberapa tantangan.
penalaran umum untuk memecahkan masalah, kemampuan kuantitatif dasar, pemahaman pengetahuan umum, serta kemampuan dalam menganalisis bacaan dan menulis.
Fokus pada kemampuan peserta dalam membedah dan mengevaluasi isi teks baik dalam Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris.
Peserta diharapkan mampu menangkap pesan yang tersirat serta konteks dari sebuah bacaan secara kritis.
Baca juga: DCC 2026 Jadi Ruang Aktualisasi Literasi Digital dan Kreativitas Mahasiswa Udinus
Berbeda dari matematika sekolah pada umumnya, bagian ini menguji bagaimana peserta menggunakan konsep matematika untuk menyelesaikan persoalan praktis di kehidupan sehari-hari.
Banyak calon mahasiswa yang merasa khawatir dengan kabar adanya soal esai. Faktanya, format baru yang diperkenalkan adalah soal isian singkat, bukan esai panjang yang menguji opini.
Dalam model soal ini, peserta hanya diminta memberikan jawaban pasti yang bisa berupa angka, simbol, kata, atau frasa tertentu.
Tujuan utamanya adalah melihat ketajaman peserta dalam menerapkan pengetahuan secara langsung, bukan untuk menulis penjelasan yang panjang lebar.
Baca juga: Maksimalkan Peluang Lolos ! Ini Strategi Pintar Menjawab Soal dan Mengelola Waktu SNBT
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Unnes.ac.id