Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 09 MARET 2026 • 15:00 WIB

Ciptakan Storage Box Tanpa Listrik, Mahasiswa UGM Raih Medali Perak di Malaysia

Ciptakan Storage Box Tanpa Listrik, Mahasiswa UGM Raih Medali Perak di MalaysiaDelegasi mahasiswa UGM peraih medali perak lewat inovasi Safe-Box. (ugm.ac.id)

INDOZONE.ID - Tim mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil membawa raihan prestasi sebagai juara 2 pada ajang 2nd International Student Summit yang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia pada 14-15 Februari 2026 silam.

Mereka terdiri dari Mukhlis Ibrahim, Tirta Pandu Winata, serta Mutia Nurul Makhfirah. Walupun berasal dari latar belakang fakultas yang berbeda, mereka tampil kompak hingga sukses membawa pulang medali perak pada kategori inovasi pertanian berkelanjutan.

Raihan medali perak tersebut mereka kantongi usai memperkenalkan sebuah inovasi storage box tanpa listrik bernama Safe-Box. Inovasi ini lahir dari permasalahan penjual buah dan sayur-sayuran yang dagangannya rentan busuk karena tidak memiliki freezer listrik.

Dengan Safe-Box, penjual dapat menyimpan dagangan buah dan sayurnya jauh lebih lama. Selain itu, inovasi ini juga dirancang untuk mampu menyerap kandungan residu pestisida, menyerap logam berat, dan ramah lingkungan.

Baca juga: Serunya Belajar Sains! Mahasiswa ITS Ajak Siswa SD Belajar Kimia Lewat Simulasi Letusan Gunung Berapi

Safe-Box diperkenalkan di hadapan para juri melalui sebuah karya ilmiah bertajuk “SAFE-BOX (Sustainable Agro-Food Enhancement): A Technology Innovation of Heavy Metal Absorption and Pesticide Residue and Non-Electric Fruit Coolant Using Storage Systems as an Effort in Improving Food Sustainability in Indonesia”.

Dilansir dari laman resmi UGM, Safe-Box hadir sebagai sebuah solusi yang kerap mengintai keamanan pangan dan ketahanan pascapanen di bidang pertanian.

Keunggulan inovasi ini terletak pada pendekatannya yang sederhana, aplikatif, dan berpotensi diterapkan di berbagai wilayah pertanian, khususnya pada skala desa,” jelas Mutia.

Menurutnya, inovasi tak semata-mata mendorong kemajuan di sektor pertanian saja. Namun, dapat mendukung pengembangan desa wisata dan agrowisata berkelanjutan.

Baca juga: Simak 8 Keuntungan Memiliki Sertifikat TOEFL bagi Masa Depan Mahasiswa

Di desa wisata berbasis pertanian dapat meningkatkan kualitas produk lokal yang dikonsumsi maupun dijual kepada wisatawan, sekaligus memperkuat citra destinasi sebagai kawasan yang mengedepankan prinsip keberlanjutan dan keamanan pangan,” lanjutnya.

Keberhasilan tim mahasiswa UGM meraih Silver Medal dalam forum internasional tersebut tidak hanya menjadi prestasi akademik semata, tetapi juga menunjukkan semangat mereka dalam menghadirkan inovasi yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat. 

Capaian ini diharapkan dapat mendorong mahasiswa lain untuk terus aktif mengembangkan riset dan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat serta mendukung upaya pembangunan berkelanjutan.

Saya berharap inovasi ini dapat terus dikembangkan dan nantinya benar-benar diterapkan sehingga dapat membantu masyarakat, khususnya para petani lokal,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Ugm.ac.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Ciptakan Storage Box Tanpa Listrik, Mahasiswa UGM Raih Medali Perak di Malaysia

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!