Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 30 MARET 2026 • 16:40 WIB

Sidang Skripsi di Depan Mata? Ini 5 Pertanyaan yang Paling Sering Ditanyakan Dosen Penguji

Sidang Skripsi di Depan Mata? Ini 5 Pertanyaan yang Paling Sering Ditanyakan Dosen PengujiIlustrasi pelaksanaan sidang skripsi. (AI/Gemini)

INDOZONE.ID - Menghadapi sidang skripsi sering menjadi momen yang paling menegangkan bagi mahasiswa tingkat akhir.

Banyak mahasiswa yang merasa takut karena belum tahu jenis pertanyaan sidang yang akan diajukan oleh dosen penguji nanti.

Dengan persiapan yang matang, kamu tidak hanya mampu menjawab dengan lancar, tetapi juga bisa menunjukkan bahwa kamu benar-benar menguasai materi skripsi yang telah disusun, dari latar belakang masalah hingga hasil akhir.

Agar tidak kaget saat sidang berlangsung, berikut ini beberapa pertanyaan sidang skripsi yang paling sering keluar beserta hal-hal yang perlu kamu siapkan jawabannya.

Baca juga: Ribuan Jemaah Padati Kampus, Universitas Brawijaya Gelar Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1447 H

5 Pertanyaan yang Sering Keluar saat Sidang Skripsi

1. "Apa masalah atau isu yang ingin kamu angkat?"

Pertanyaan ini hampir pasti muncul dalam setiap sidang skripsi. Dosen penguji ingin mengetahui apakah penelitianmu berangkat dari masalah yang jelas dan relevan atau tidak.

Dalam dunia akademik, penelitian dilakukan untuk menjawab suatu permasalahan, bukan sekadar memenuhi kewajiban seperti mendapatkan gelar sarjana semata.

Jadi, kamu harus mampu menjelaskan latar belakang masalah secara runtut dan logis di depan hadapan dosen penguji.

Tunjukkan bahwa masalah yang kamu angkat dalam skripsi penting untuk diteliti dan belum sepenuhnya terjawab.

Hindari menjelaskan masalah yang terlalu sederhana atau dijawab secara singkat tanpa sumber atau landasan yang kuat. 

2. "Di mana letak research gap dan kebaruan penelitianmu?"

Selain latar belakang masalah, dosen penguji juga ingin melihat apakah penelitianmu memiliki nilai pembaharuan dibanding penelitian sebelumnya atau tidak. 

Di sinilah pentingnya menjelaskan research gap dan novelty dari penelitian yang sudah ada sebelumnya.

Kamu perlu menunjukkan bahwa topik yang kamu angkat memiliki celah kosong yang belum banyak dibahas atau belum diteliti secara mendalam sebelumnya.

Jelaskan secara singkat penelitian terdahulu, lalu tunjukkan posisi penelitianmu sebagai pelengkap atau pengembangan dari penelitian sebelumnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Umn.ac.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Sidang Skripsi di Depan Mata? Ini 5 Pertanyaan yang Paling Sering Ditanyakan Dosen Penguji

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!