Program cek kesehatan gratis yang dikepalai oleh mahasiswa KKN UAD. (news.uad.ac.id)
INDOZONE.ID - Mahasiswa KKN Alternatif Periode 103 Unit I.B.2 Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar layanan cek kesehatan gratis bagi warga di Masjid Jabir bin Abdullah, Bantul, Yogyakarta, pada 25 Januari 2026 silam.
Kegiatan ini hadir di tengah masyarakat dengan tujuan sosialisasi masalah kesehtan dan pemeriksaan kesehatan secara lengkap.
Awalnya, kegiatan ini merupakan sebuah usulan dari seorang warga setempat yang melihat peluang keberadaan mahasiswa KKN dengan latar belakang jurusan Kedokteran tersebut.
Hasilnya, cek kesehatan gratis itu digelar bersamaan dengan kegiatan rutin warga seperti pengajian agar dapat berjalan lebih efisien.
Baca juga: Atasi Overfishing di Wilayah Pesisir Indonesia, Mahasiswa Unair Bawa Pulang Gelar Juara Nasional
Usulan dari warga itu pun juga disambut baik oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Nur Hidayah, S.Pd., M.Pd.
“Program ini sangat baik karena memberikan manfaat langsung kepada warga. Selain pemeriksaan fisik, masyarakat juga mendapatkan edukasi penting untuk menjaga kondisi tubuh mereka,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan layanan kesehatan gratis ini dimulai dengan pemeriksaan pengecekan tekanan darah, tinggi badan, dan berat badan, lalu disusul dengan pemeriksaan gula darah dan asam urat.
Usai sesi pemeriksaan selesai, para warga yang hadir juga diberi kesempatan untuk melakukan konseling terkait masalah kesehatannya lebih spesifik lagi.
Baca juga: 3.176 Siswa Lolos SNBP 2026 Unsoed, Kedokteran Gigi Jadi Jurusan Paling Ketat
Warga setempat dapat dipastikan mendapat jawaban akan masalah kesehatannya, mengingat sesi konseling tersebut dipandu langsung oleh mahasiswa Kedokteran.
“Kami jadi bisa mengetahui kondisi kesehatan sekaligus berkonsultasi tanpa harus pergi ke fasilitas kesehatan dan mengeluarkan biaya tambahan,” jelas salah satu warga.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UAD tak hanya menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan, tetapi juga mendorong masyarakat untuk lebih sadar akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.
Diharapkan, kegiatan ini bisa terus memberi manfaat dan membuat warga Sorowajan lebih peduli serta aktif memantau kondisi kesehatannya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: News.uad.ac.id