Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 02 APRIL 2026 • 11:23 WIB

Atasi Overfishing di Wilayah Pesisir Indonesia, Mahasiswa Unair Bawa Pulang Gelar Juara Nasional

Atasi Overfishing di Wilayah Pesisir Indonesia, Mahasiswa Unair Bawa Pulang Gelar Juara NasionalChelsea Hani Marcelia Sundawa. (unair.ac.id)

INDOZONE.ID - Angkat isu overfishing yang kerap terjadi di Indonesia, Chelsea Hani Marcelia Sundawa, mahasiswa jurusan Teknologi Hasil Perikanan Universitas Airlangga (Unair), bawa pulang gelar juara pada ajang Sriwijaya Innovation National Essay and Poster Award 2026. 

Ajang tingkat nasional yang diikuti oleh lebih dari 120 instansi di seluruh Indonesia itu ia ikuti dengan mempersembahkan sebuah solusi berbasis teknologi berkelanjutan bertajuk "Bioflocsmart: Aplikasi Teknologi Budidaya Ikan Bandeng (Chanos chanos) Berbasis Intensif sebagai Strategi Pengendalian Overfishing dan Penguatan Ekonomi Perikanan Berkelanjutan di Indonesia Era Bio Society 5.0"

Dilansir dari laman resmi Unair, sepanjang tahun 2020 hingga 2025, Indonesia mengalami kerugian besar sejumlah Rp13 triliun akibat penangkapan ikan ilegal. Inovasi ini lahir dari permasalahan tersebut.

Chealsea sendiri memilih kawasan pesisir Pantai Kenjeran sebagai lokasi pengamatannya. Di sana, ia banyak menemukan nelayan yang melakukan overfishing.

Baca juga: 3.176 Siswa Lolos SNBP 2026 Unsoed, Kedokteran Gigi Jadi Jurusan Paling Ketat

Kita tidak bisa sekadar melarang nelayan melakukan overfishing tanpa memberikan solusi alternatif. Oleh karena itu, saya menawarkan teknologi Bioflocsmart, khususnya untuk budidaya ikan bandeng. Itu agar pemanenan ikan dapat dilakukan secara mandiri tanpa harus mengeksploitasi laut secara berlebihan,”  ujarnya.

Inovasi Bioflocsmart yang ia perkenalkan itu hadir dengan menawarkan metode budidaya ikan bandeng yang bisa memanfaatkan limbah organik menjadi pakan alami tinggi protein.

Cara ini mampu menekan biaya produksi sekitar 30–50%, sekaligus menjaga tingkat kelangsungan hidup ikan tetap tinggi, di kisaran 80–90%.

Selain itu, inovasi ini juga mendukung stabilitas ekonomi warga setempat dan mengurangi angka kemiskinan.

Baca juga: Keren! Mahasiswa Ubaya Ubah Serabut Kelapa Jadi Tas Ramah Lingkungan yang Bisa Ditanam

Sebelum terlibat langsung di ajang itu, Chealsea sempat dihadang dengan kesulitan dalam mengatur waktunya sebagai mahasiswa semester empat.

Tantangannya lebih ke faktor waktu karena tugas kuliah sedang padat-padatnya. Namun, berbekal pengalaman sebelumnya dalam lomba teknologi perikanan, saya optimis ide ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi permasalahan perikanan di Indonesia,” tuturnya.

Ia berharap, inovasi gebrakannya ini dapat mendukung kesejahteraan warga setempat dari segi pangan dan ekonomi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Unair.ac.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Atasi Overfishing di Wilayah Pesisir Indonesia, Mahasiswa Unair Bawa Pulang Gelar Juara Nasional

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!