Ilustrasi mahasiswa. (freepik)
INDOZONE.ID - Sebagai mahasiswa, membangun networking atau relasi sejak di bangku kuliah menjadi salah satu kunci penting untuk membuka peluang karier di masa depan.
Tak hanya soal relasi, jaringan luas juga bisa membantu kamu mendapatkan informasi, pengalaman, hingga kesempatan kerja lebih cepat.
Lalu, bagaimana cara efektif memperluas koneksi selama masih jadi mahasiswa? Berikut tips yang bisa kamu coba.
Baca juga: Jangan Remehkan! 5 Alasan Kuliah di PTS Bisa Lebih Menguntungkan
Cara paling efektif untuk memperluas relasi sejak kuliah adalah dengan ikut terlibat dalam organisasi atau komunitas di lingkungan kampus.
Dari sini, kamu bisa bertemu banyak orang dengan minat yang sejalan sekaligus memperluas wawasan lewat berbagai kegiatan, seperti event, seminar, hingga program sosial berbasis kemanusiaan.
Magang dan kerja part time bukan sekadar menambah pengalaman, melainkan peluang besar untuk membangun koneksimu secara profesional.
Selama menjalani magang atau kerja part time ini, kamu akan berinteraksi langsung dengan atasan dan rekan kerja yang bisa membuka peluang karier setelah lulus nanti.
Setelah program selesai, tetap jaga hubungan tersebut bersama rekan kerja, misalnya dengan sesekali menyapa atau berbagi update media sosial.
Baca juga: UNJ dan UTM Luncurkan Joint Laboratory, Perkuat Ekosistem Akademik di Kancah Global
Berbagai acara seperti seminar atau workshop bisa jadi tempat terbaik untuk bertemu dengan orang-orang berpengalaman di bidang yang kamu minati.
Jangan hanya datang sebagai peserta yang pasi, kamu bisa manfaatkan kesempatan satu ini untuk berdiskusi atau bertanya langsung kepada pembicara di acara yang sedang berlangsung.
Siapkan pertanyaan yang relevan agar diskusi dan obrolan lebih mengalir. Jadi, kamu bisa menyerap ilmu baru.
Kamu juga bisa memperkenalkan diri secara singkat dan menjalin koneksi lewat LinkedIn.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Dit-mawa.upi.edu